Kabar tak mengenakkan menimpa aktor ternama Will Smith yang dilaporkan tengah menghadapi persoalan hukum serius. Seorang pemain biola profesional, Brian King Joseph, resmi mengajukan gugatan terhadap Will Smith beserta pihak manajemennya.
Brian King Joseph diketahui terlibat dalam tur dunia Will Smith bertajuk Based on a True Story sepanjang 2024 hingga 2025. Dalam gugatannya, ia menuding aktor film Bad Boys tersebut melakukan pelecehan seksual serta pemecatan sepihak yang dinilai tidak adil.
Berdasarkan dokumen gugatan yang didaftarkan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles pada 30 Desember lalu, Brian King Joseph menyebut Will Smith sengaja membangun pendekatan yang dianggap tidak wajar. Ia merasa aktor berusia 57 tahun itu memiliki niat tersembunyi selama kebersamaan mereka di sela-sela rangkaian tur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Smith secara sengaja melakukan grooming dan mempersiapkan Mr. Joseph untuk eksploitasi seksual lebih lanjut setelah ia bergabung dalam tur dunia tersebut," bunyi dokumen gugatan dilansir detikPop dari E! News, Sabtu (3/1/2025).
Tak berhenti di situ, Brian King Joseph juga mengungkap pengalaman mencurigakan saat berada di Las Vegas pada Maret 2025. Ia mengaku mendapati kamar hotelnya dimasuki orang tak dikenal tanpa izin. Padahal, menurut penuturannya, hanya tim inti Will Smith yang memiliki akses ke kamar tersebut.
Situasi semakin membuatnya ketakutan ketika ia menemukan berbagai barang asing di dalam kamar, seperti tisu basah, botol bir, ransel merah, hingga obat HIV yang bukan miliknya. Selain itu, terdapat pula sepucuk catatan misterius yang tertinggal.
"Brian, aku akan kembali paling lambat jam 5.30, cuma kita berdua, Stone F," tulis catatan yang ditemukan Brian King Joseph di kamarnya.
Merasa keselamatannya terancam, Brian King Joseph segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak keamanan hotel, kepolisian, serta manajemen Will Smith. Namun alih-alih mendapatkan perlindungan, ia mengaku justru dituduh berbohong dan akhirnya diberhentikan dari tur beberapa hari setelah kejadian.
Brian King Joseph menyebut perwakilan Will Smith sempat menekan dan menyudutkannya sebelum keputusan pemecatan diambil.
"Semua orang bilang padaku kalau apa yang terjadi padamu itu bohong, tidak ada apa-apa, dan kamu cuma mengada-ada. Jadi, beri tahu aku, kenapa kamu berbohong dan membuat cerita ini?" tanya perwakilan Will Smith kepada Brian King Joseph seperti yang tertuang dalam gugatan.
Dampak dari peristiwa tersebut, Brian King Joseph mengaku mengalami trauma emosional mendalam, kerugian finansial, serta rusaknya reputasi. Sementara itu, pihak Will Smith melalui kuasa hukumnya, Allen B. Grodsky, dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepada kliennya.
"Tuduhan Mr. Joseph terhadap klien saya adalah palsu, tidak berdasar, dan sangat gegabah. Kami membantah semuanya secara tegas dan akan menempuh jalur hukum untuk memastikan kebenaran terungkap," tegas Allen B. Grodsky.
Artikel ini telah terbit di detikPop dengan judul: Will Smith Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Korban Ngaku Trauma |
(nkm/nkm)











































