Trik Agung-Markarius Atasi Tunda Bayar dan Lanjutkan Pembangunan di Pekanbaru

Riau

Trik Agung-Markarius Atasi Tunda Bayar dan Lanjutkan Pembangunan di Pekanbaru

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 31 Des 2025 18:39 WIB
Trik Agung-Markarius Atasi Tunda Bayar dan Lanjutkan Pembangunan di Pekanbaru
Foto: Wali Kota Agung Nugroho keliling melihat titik perbaikan jalan di Pekanbaru. (Diskominfotik Pekanbaru)
Pekanbaru -

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengungkap trik jitu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) hingga bisa terus bekerja di tengah kondisi efisiensi anggaran. Apa triknya?

Dalam rilis akhir tahun di Aula Lantai VI Komplek Perkantoran Tenayan Agung mengungkap alasannya. Hal itu disertai dengan paparan soal kinerja Pemerintah Kota Pekanbaru selama periode 2025 ini.

"Kami terus bekerja, memang tahun 2025 anggaran TKD kita dari pusat ini dipotong sekitar Rp 433 miliar lebih. Tapi kami tak mau terhenti," kata Agung Nugroho, Rabu (31/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait kondisi itu, Walkot Agung menyebut trend di Indonesia TKD itu berkurang karena dipotong. Namun di Pemerintah Kota Pekanbaru justru seluruhnya diselesaikan hingga pembayaran gaji Ke-14 bagi seluruh pegawai.

"Capaian pendapatan daerah meningkat, dimana tahun kemarin kita mendapatkan Rp800 miliar, dan tahun ini kita mendapat Rp 1,170 triliun," kata Agung didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

ADVERTISEMENT

"Kami di Pekanbaru Rp 433 miliar dikurangi, lalu di tempat lain potong TPP kita justru bayar TPP. Ada juga naikkan pajak, kita di Pekanbaru justru kemarin memotong tiang baliho tapi naik pajaknya," kata Agung.

Saat itulah, Agung mengungkap jika pajak reklame justru naik drastis sejak kebijakan pemotongan ratusan reklame liar dan tak berizin. Para wajib pajak, datang beramai-ramai untuk bayar pajak reklame yang jadi PAD bagi Kota Bertuah.

Selain itu, ada juga kebijakan menurunkan Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang semula naik 300 persen dikembalikan ke kebijakan awal. Akhirnya, masyarakat beramai-ramai mau membayar pajak.

"Tahun ini kita turunkan lagi PBB kembali seperti sebelumnya, ini juga akhirnya masyarakat mau bayar. Lalu pembangunan tercapai, PAD meningkat. Alasannya karena selama ini masyarakat belum terasa uangnya untuk apa, hari ini partisipasi masyarakat meningkat dan PAD meningkat," kata Agung.

Dalam kesempatan itu, Agung mengungkap tahun ini ada 42 lebih KM jalan Pekanbaru mulus dari target awal hanya sekitar 20 KM. Selanjutnya ada sekitar 60 KM jalan di dalam kota akan kembali dikerjakan Dinas PUPR Pekanbaru.

"Tahun ini 42 KM lebih jalan mulus, tahun depan target kita 60 KM. Ada juga drainase kita anggarkan Rp 100 miliar untuk drainase se-Pekanbaru," kata Agung lagi.

Trik lain adalah dengan membatasi seluruh pegawai bepergian luar kota. Bahkan untuk pembatasan, izin pegawai wajib mendapat persetujuan langsung Agung sebagai Wali Kota.

"Cara lain apa, caranya seluruh pegawai izin SPPD (surat perintah perjalanan dinas) baik eselon II, III, IV dan staf harus izin Wali Kota. Jadi agak berkurang yang berangkat, maka anggaran dapat digunakan untuk pelayanan ke masyarakat, bangun jalan, drainase," kata Agung.

Atas capaian itu, Agung juga memuji kinerja seluruh kepala dinas hingga staf di Kota Pekanbaru. Khususnya dalam peningkatan PAD dan ikut dalam menata Pekanbaru lebih baik.

"Saya lihat teman-teman OPD komitmen bekerja bersama untuk masyarakat. Ini bukan kerja saja, ini kerja kami bersama Pak Wakil Wali Kota Markarius dan seluruh OPD," kata Agung.

Terakhir, Agung memastikan seluruh tunda bayar telah lunas dibayarkan. Hanya saja, ada beberapa pihak vendor belum terbayar.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Walkot Pekanbaru Raih detikcom Awards: Inovasi Kami Sejalan Jaga Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/mjy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads