Longsor Terjadi di Jalan One-one Aceh Tengah, Warga Terjebak di Lokasi

Aceh

Longsor Terjadi di Jalan One-one Aceh Tengah, Warga Terjebak di Lokasi

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 29 Des 2025 21:14 WIB
Longsor Terjadi di Jalan One-one Aceh Tengah, Warga Terjebak di Lokasi
Foto: Ilustrasi. Alat Berat Dikerahkan Buka Akses Jalan Geumpang-Takengon Pascalongsor. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Aceh Tengah -

Hujan deras mengguyur Aceh Tengah menyebabkan jalan di kawasan One-one, Kecamatan Lut Tawar, tertimbun longsor. Sejumlah orang dan mobil disebut terjebak di lokasi.

Dalam video dilihat detikSumut, Senin (29/12/2025), satu mobil milik relawan terlihat berhenti di tengah jalan karena sudah tidak bisa lewat. Sejumlah orang berada di lokasi di bawah guyuran hujan.

Kadis Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, mengatakan, lokasi longsor itu tidak jauh dari pusat Kota Takengon, namun jalur alternatif di sana belum dapat dilewati. Warga yang berada di lokasi diminta mencari tempat lebih aman sambil menunggu bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kalau sudah berhenti hujan, jalan kaki bisa karena tidak terlalu jauh (longsornya)," kata Mustafa saat dimintai konfirmasi detikSumut.

ADVERTISEMENT

Saat ini sejumlah daerah di Aceh masih diguyur hujan termasuk Banda Aceh. BMKG memperkirakan hujan sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur Tanah Rencong hingga Rabu 31 Desember lusa.

"Berdasarkan analisis BMKG, Aceh saat ini dipengaruhi aktifnya gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial, ditambah adanya belokan angin dan konvergensi. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan," kata Juru Bicara Posko Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin.

Murthalamuddin mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah rawan banjir dan longsor. Ia juga menekankan langkah antisipasi dini, apabila terlihat awan tebal berwarna gelap dan hujan mulai turun di daerah pegunungan, masyarakat disarankan segera menjauhi lereng-lereng rawan longsor.

"Kami mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi terus-menerus atau berdurasi panjang," ujarnya.




(agse/mjy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads