12.944 Hektare Kebun Kopi di Gayo Rusak Akibat Bencana

Duka dari Utara Sumatera

12.944 Hektare Kebun Kopi di Gayo Rusak Akibat Bencana

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 22 Des 2025 18:01 WIB
12.944 Hektare Kebun Kopi di Gayo Rusak Akibat Bencana
Ilustrasi Kebun Kopi (Foto: Rio Roma Dhoni)
Bener Meriah -

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda akhir November lalu menyebabkan ribuan hektar kebun kopi di Bener Meriah dan Aceh Tengah rusak. Dua daerah di dataran tinggi Gayo itu selama ini dikenal sebagai penghasil kopi arabika terbaik.

Kadis Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, mengatakan, berdasarkan data sementara kebun kopi yang rusak di daerah tersebut mencapai 12.638 hektare. Kerusakan perkebunan warga mulai sedang hingga berat.

"Sementara masih datanya 12.638 hektare kemungkinan bertambah karena proses pendataan masih berlanjut," kata Mustafa kepada detikSumut, Senin (22/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebun terluas mengalami kerusakan di Kecamatan Pegasing 2.905 hektar, Bintang dan Rusip Antara masing-masing 2 ribu hektare. Kerusakan kebun terjadi menyeluruh di 14 kecamatan dengan luas bervariasi.

ADVERTISEMENT

Selain kebun kopi, lahan perkebunan cabai 4.100 hektar dan sawah 2.765 hektar juga mengalami kerusakan. Bencana itu merusak sumber perekonomian masyarakat lainnya.

"Saat ini di sini sedang musim panen raya cabai," jelas Mustafa.

Sementara di Bener Meriah, kebun korban terdampak bencana seluas 306 hektar dan sawah 14,5 hektar. Lahan terluas terdampak di Kecamatan Bukit seluas 122,9 hektar dan Wih Pesan 72 hektar.

Diketahui, Gayo termasuk salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Aceh. Kopi Gayo selama ini juga diekspor ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jerman serta negara-negara di Asia.




(agse/afb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads