Harga ikan di Pasar Pagi, Kebun Lada, Binjai, mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Harga ikan naik akibat pasokan yang tersendat akibat bencana banjir dan longsor.
Napsiah, pedagang ikan di pasar tersebut, mengatakan harga ikan dungun kini dijual Rp 33 ribu per kilogram. Padahal sebelum hujan dan banjir menerjang daerah pemasok, harga masih berada di kisaran Rp 26 ribu untuk kualitas bagus.
"Dulu yang super itu Rp 26 ribu. Sekarang Rp 33 ribu, itu pun bukan yang bagus. Ikannya sudah pecah-pecah semua," kata Napsiah, Minggu (30/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan kondisi ini terjadi akibat terhentinya distribusi ikan. Truk pengangkut ikan yang biasanya tiba tepat waktu, terjebak hingga tiga hari di kawasan Kuala Simpang akibat banjir.
"Mobil pengiriman itu nyangkut tiga hari. Jadi begitu sampai sini, ikan banyak yang rusak karena terlalu lama di perjalanan, bahkan yang bagus pun kosong," ujarnya.
Menurut Napsiah, kenaikan harga belum tentu membuat pedagang untung besar. Dengan kualitas yang turun, pedagang justru harus lebih selektif.
"Kami jual segitu bukan karena mau ambil untung besar. Memang harganya sudah naik, dan stok pun sedikit. Kalau hujan terus, biasanya harga naik lagi," tambahnya.
Artikel ini ditulis oleh Laila Syakira peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom
(astj/astj)











































