Akses darat dari Sumatera Utara ke Aceh saat ini belum sepenuhnya bisa dilalui karena banyak jalan putus akibat banjir dan longsor. Wali Kota Langsa Jeffry Sentana, menggandeng TNI AL untuk memasok logistik menggunakan KRI.
KRI Sutedi Senoputra-378 bersandar di Pelabuhan Kuala Langsa setelah berlayar dari Belawan. Kapal itu membawa berbagai logistik di antaranya mi instan 2.000 kotak, telur 30.000 butir, dan peralatan komunikasi roater starlink.
"Ini langkah paling efektif untuk menjangkau Kota Langsa yang tak bisa diakses melalui darat. Saya memutuskan untuk menggunakan jalur laut dengan bantuan Dankodaeral 1 Laksda TNI Deny Septiana," kata Jeffry dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Pemkot Langsa mengambil langkah cepat agar logistik di daerah tersebut tetap tersedia. Dia mengaku tidak dapat mengandalkan jalur darat karena banyak terendam dan rusak parah.
"Penggunaan KRI ini adalah inisiatif kami bersama TNI AL untuk memastikan distribusi logistik bahan makanan tersalurkan dengan baik. Sebab keterbatasan pangan karena dampak banjir sudah mengkhawatirkan," jelas Jeffry.
Banjir yang melanda Kota Langsa sejak beberapa hari lalu menyebabkan ribuan warga mengungsi, puluhan ribu rumah terendam, dan aktivitas perekonomian lumpuh. Wilayah pesisir dan sepanjang sungai menjadi yang paling parah terdampak.
"Kami akan segera buat langkah strategis agar komunikasi dapat kembali normal sehingga Kebutuhan pangan masyarakat Langsa dapat segera didistribusikan," ujarnya.
(agse/nkm)











































