Beras di Gudangnya Dijarah Warga Korban Bencana Sibolga, Ini Kata Bulog

Duka dari Utara Sumatera

Beras di Gudangnya Dijarah Warga Korban Bencana Sibolga, Ini Kata Bulog

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikSumut
Sabtu, 29 Nov 2025 22:09 WIB
Tangkapan layar video viral gudang milik Bulog di Sibolga dijarah massa
Foto: Tangkapan layar video viral gudang milik Bulog di Sibolga dijarah massa (Dok. tangkapan layar media sosial)
Jakarta -

Satu video menarasikan sejumlah warga yang diduga merupakan korban bencana menjarah beras dari gudang milik Bulog di Sibolga. Bulog membenarkan soal aksi sejumlah warga itu.

"Ada tindakan sebagian masyarakat masuk ke gudang Bulog kemudian mengambil dari gudang," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto kepada detikSumut, Sabtu (29/11/2025).

Budi belum mendapatkan informasi mengenai berapa banyak yang diambil masyarakat dari gudang itu. Dia menyebut, hingga kini pihaknya masih kesulitan mendapatkan informasi dari tim yang berada di Sibolga karena gangguan jaringan internet di sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau secara jumlah kami belum tahu. Tapi informasi terakhir, data dari sistem kami itu ada 2400 ton beras dan 43 ribu liter minyakita (yang berada di gudang)," sebutnya.

Beras dan minyak itu, kata Budi, seharusnya memang dibagikan kepada masyarakat. Termasuk untuk bantuan bencana.

ADVERTISEMENT

"Kalau bantuan bencana itu kan yang kami keluarkan berdasarkan surat dari bupati," ujarnya.

Budi kemudian menyayangkan adanya sejumlah masyarakat yang mengambil beras dari gudang itu. Dia khawatir, aksi ini membuat distribusi bantuan untuk korban bencana menjadi terganggu.

"Sekarang permasalahannya justru kalau sudah diambil semua berasnya, mau darimana (bantuan yang diberikan). Bantuan itu kan dari udara paling, dari laut. Dari laut pun kan dari Nias, di sana mengalami hal yang sama efek penyumbatan dari Sibolga," imbuhnya.

Bulog kemudian meminta warga untuk tetap tenang. Dia memastikan pihaknya masih memiliki stok untuk diberikan kepada korban bencana.

Budi menyebut pihaknya sedang melakukan upaya untuk memasok beras ke wilayah Sibolga. Salah satu yang akan ditempuh membawa barang dari luar Sumatera Utara dari jalur laut.




(afb/afb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads