Rico Waas Tetapkan Medan Status Tanggap Darurat Bencana

Duka dari Utara Sumatera

Rico Waas Tetapkan Medan Status Tanggap Darurat Bencana

Nizar Aldi - detikSumut
Sabtu, 29 Nov 2025 09:31 WIB
Kondisi banjir di pemukiman pinggir Sungai Babura, Medan, hari ini (Kartika/detikcom)
Foto: Kondisi banjir di pemukiman pinggir Sungai Babura, Medan. (Kartika/detikcom)
Medan -

Wali Kota Medan Rico Waas menetapkan Kota Medan berstatus tanggap darurat bencana banjir. Status tanggap darurat bencana ini berlangsung hingga 11 Desember 2025.

Hal itu diketahui dari unggahan Dinas Kominfo Medan di Instagram resminya yang dilihat, Sabtu (29/11/2025). Surat keputusan itu bernomor: 188.44/15.K ditandatangani 27 November 2025.

"Menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam berupa Banjir di wilayah Kota Medan Tahun 2025 selama 14 (empat belas) hari, terhitung sejak tanggal 27 November 2025 sampai dengan tanggal 11 Desember 2025," demikian isi surat keputusan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembiayaan untuk penanganan banjir dengan status tanggap darurat bencana ini bersumber dari P-APBD Medan 2025. Termasuk juga dari sumber pendanaan lain yang sah dan tidak mengikat.

ADVERTISEMENT

"Segala biaya yang timbul sebagai akibat dari ditetapkannya Keputusan ini dibebankan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan Tahun Anggaran 2025 dan sumber pendanaan lainnya yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan," imbuhnya.

Untuk diketahui, banjir mulai menggenangi wilayah Kota Medan sejak hari Rabu (26/11). Dari data BPBD Medan, terdapat 19 dari 21 kecamatan yang terdampak banjir. Dengan total 128 lingkungan, 11 titik pengungsian, 7.402 rumah yang terdampak.

"Data merupakan laporan yang masuk dari personel yang melaksanakan tugas evakuasi dan penyelematan di kecamatan dan kelurahan sejak tanggal 26 November 2025 hingga saat ini. Pendataan masih terus berlangsung," bunyi data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Medan diterima detikSumut, Jumat (28/11).

Adapun upaya yang dilakukan BPBD Kota Medan untuk menanggulangi bencana banjir yakni melaksanakan pemantauan dan monitoring daerah yang terdampak bencana banjir. Melaksanakan pendataan di daerah yang terdampak bencana banjir. Memonitor perkembangan dan cuaca BMKG. Serta mempersiapkan peralatan evakuasi.

"BPBD Medan mengimbau masyarakat agar tetap siaga apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba. BPBD Medan melakukan evakuasi warga terdampak banjir, dan memberikan kebutuhan berupa: nasi bungkus, tikar, selimut, air mineral dan lain-lain," imbuhnya

Terdapat sejumlah korban meninggal dunia akibat banjir ini. Namun belum ada data resmi yang dikeluarkan oleh BPBD Medan.




(niz/dhm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads