Ini Waktu yang Tepat Sedot Septic Tank, Jangan Tunggu Meledak

Ini Waktu yang Tepat Sedot Septic Tank, Jangan Tunggu Meledak

Sekar Aqillah Indraswari - detikSumut
Sabtu, 30 Agu 2025 08:30 WIB
Penampakan Septic Tank tempat mengubur satu keluarga di Way Kanan, Lampung. (Foto: istimewa)
Ilustrasi septic tank (Foto: Istimewa)
Medan -

Septic tank sebaiknya disedot secara berkala untuk menjaga kinerja dan mencegah masalah lingkungan. Ada beberapa indikator yang menunjukkan septic tank perlu disedot salah satunya seperti bau tidak sedap.

Septic tank perlu disedot setiap 2-5 tahun sekali. Namun, itu tergantung pada kondisi dan penggunaan.

Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan ahli atau petugas yang berpengalaman untuk menentukan jadwal penyedotan yang tepat untuk septic tank Anda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikProperti, penyedotan isi septic tank bukan hanya untuk mencegah isinya meluap saat sudah penuh, melainkan untuk keselamatan orang di sekitar dan properti.

Di dalam septic tank, kotoran bukan hanya disimpan melainkan terjadi penguraian kotoran yang menghasilkan gas metana. Apabila isi septic tank sudah penuh dan gas metana ini dibiarkan menumpuk dan terus terproduksi dalam jumlah yang banyak, risikonya adalah terjadi ledakan. Kotoran akan berhamburan dan mengotori properti.

ADVERTISEMENT

Waktu yang Tepat Sedot Septic Tank

Lalu kapan waktu yang tepat untuk menyedot isi septic tank? Simak penjelasannya sampai akhir ya!

Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank Basuki mengatakan terdapat dua jenis septic tank yang biasa ditemukan di rumah-rumah yakni biotank dan konvensional. Kedua jenis septic tank tersebut memiliki cara penyedotan yang berbeda, begini penjelasannya.

1. Septic Tank Biotank

Septic tank biotank berbentuk seperti toren air yang di dalamnya terdapat filtrasi untuk mengurai kotoran. Septic tank jenis ini perlu dikuras minimal 1 atau 2 tahun sekali agar tidak meluap.

"Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja," papar Basuki.

2. Septic Tank Konvensional

Berbeda dengan biotank, septic tank konvensional merupakan penampungan yang bentuknya tanah. Cara kerjanya sederhana, kotoran, tinja, atau limbah yang masuk septic tank diresapkan ke tanah. Pemiliknya tak perlu sering menguras septic karena tidak akan penuh, meski telah digunakan 10-20 tahun.

"Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus," katanya.

Dapat disimpulkan, waktu yang tepat untuk menguras septic tank tergantung dari jenisnya. Septic tank biotank memerlukan pengurasan lebih sering dibandingkan yang konvensional.




(astj/astj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads