Tabrakan Kereta Api di India, Penumpang Ada yang Tewas-Terluka

Internasional

Tabrakan Kereta Api di India, Penumpang Ada yang Tewas-Terluka

Tim detikNews - detikSumut
Senin, 17 Jun 2024 22:32 WIB
People gather around the wreckage of a train after a collision in West Bengal, India on June 17, 2024. ANI/Reuters
Foto: Salah satu gerbong kereta penumpang di India terangkat ke atas dalam tabrakan dengan kereta barang. (ANI/Reuters)
Jakarta -

Kereta cepat yang membawa penumpang bertabrakan dengan rangkaian kereta barang di wilayah Benggala Barat, India. Sedikitnya dilaporkan 7 orang tewas dan puluhan orang lainnya terluka dalam kecelakaan tersebut.

Dilansir detikNews, peristiwa kecelakaan yang membuat tiga gerbong kereta penumpang anjlok dari rel itu terjadi pada Senin (17/6) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Senin (17/6/2024), stasiun televisi India menunjukkan gambar-gambar beberapa gerbong yang terguling di lokasi kecelakaan. Salah satu gerbong terangkat ke atas akibat terdesak oleh gerbong lain di bawahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian setempat mengatakan tim penyelamat sedang memeriksa gerbong yang ringsek. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya mayat yang tertimpa puing.

"Kami mendapat konfirmasi tujuh orang tewas dan 39 penumpang dirawat di rumah sakit setempat dengan berbagai luka," tutur seorang pejabat kepolisian setempat, Iftikar-Ul-Hassan, kepada AFP, melansir detikNews.

ADVERTISEMENT

"Tiga kompartemen kereta ekspres anjlok dari rel," ucap pejabat senior kepolisian setempat, Abhishek Gupta, secara terpisah kepada AFP di lokasi kecelakaan.

Perdana Menteri (PM) Narendra Modi menyampaikan belasungkawa atas insiden itu. Kepada "mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai" dan menambahkan bahwa "operasi penyelamatan sedang dilakukan".

Insiden ini menjadi yang terbaru menimpa jaringan kereta api India yang padat, yang mengangkut jutaan penumpang setiap harinya.

"Kami baru saja melihat jenazah masinis dan seorang penjaga keamanan... jenazah-jenazah mereka dievakuasi keluar," ujar Rajesh Kumar Singh dari Pasukan Perlindungan Kereta Api saat berbicara kepada AFP.

Baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya...

"Beberapa jenazah mungkin tertimpa di lokasi kecelakaan, tapi kami belum mengetahui secara pasti," imbuhnya.

Sementara, Kepala Menteri negara bagian Benggala Barat, Mamata Banerjee, menyebut kecelakaan itu "tragis" dalam postingan via media sosial. Banerjee mengatakan kecelakaan itu terjadi di area Phansidewa, distrik Darjeeling.

"Para dokter, ambulans, dan tim penanggulangan bencana telah dikerahkan ke lokasi untuk penyelamatan, pemulihan, dan memberi bantuan medis," ucapnya.

"Pengerahan personel militer telah dimulai," imbuh Banerjee dalam pernyataannya.

Terpisah, Menteri Perkeretaapian India, Ashwini Vaishnaw, mengatakan bahwa "para korban luka sedang dipindahkan ke rumah sakit".

India diketahui memiliki salah satu jaringan kereta api terbesar di dunia, dan telah mengalami beberapa insiden mematikan selama bertahun-tahun.

Kecelakaan kereta apit terburuk terjadi tahun 1981 silam, ketika sebuah kereta tergelincir saat melintasi jembatan rel di negara bagian Bihar hingga menewaskan sekitar 800 orang. Tahun lalu pada Juni, tabrakan tiga rangkaian kereta api menewaskan hampir 300 orang di negara bagian Odisha.

Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas India telah menginvestasikan sejumlah besar anggaran untuk meningkatkan jaringan stasiun modern dan sistem sinyal elektronik.

Baca beritanya di sini

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Detik-detik Pengendara Motor Tewas Tertabrak KA di Probolinggo"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)


Hide Ads