Dalam syariat Islam, azan merupakan panggilan untuk mendirikan salat wajib. Namun, kedudukan seruan tersebut lebih dari itu. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah bersabda,
"Seandainya semua orang tahu tentang keutamaan azan dan saf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan mengundi, niscaya mereka akan mengundinya." (HR Bukhari no. 615 dan Muslim no. 437).
Berdasarkan hadis tersebut, dapat diketahui bahwa azan memiliki keutamaan yang besar. Hal serupa juga bisa didapat apabila kaum muslimin mengamalkan doa setelah adzan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, apakah detikers sudah tahu doa setelah adzan sesuai sunnah? Merujuk berbagai sumber, berikut detikSumut sajikan bacaan beserta keutamaan mengamalkan doa tersebut.
Bacaan Doa Setelah Adzan Sesuai Sunnah: Arab, Latin, Terjemahan
Perihal bacaan doa setelah adzan, Rasulullah SAW sendiri yang mengajarkannya. Hal ini dapat ditemukan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari.
Dikutip dari buku Hisnul Muslim: Kitab Shahih Doa & Dzikir Rasulullah SAW oleh Sa'id bin Ali bin Wahf Al-Qathani, bacaan doa setelah adzan sesuai sunnah adalah sebagai berikut:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ±ΩΨ¨ΩΩ ΩΩΨ°ΩΩΩ Ψ§ΩΨ―ΩΩΨΉΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΨͺΩΩΨ§Ω ΩΩΨ©Ω ΩΩΨ§ΩΨ΅ΩΩΩΩΨ§Ψ©Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ§Ψ¦ΩΩ ΩΨ©Ω Ψ’ΨͺΩ Ω ΩΨΩΩ ΩΩΨ―ΩΨ§ Ψ§ΩΩΩΩΨ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΨ§ΩΩΩΩΨΆΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨΉΩΨ«ΩΩΩ Ω ΩΩΩΨ§Ω ΩΨ§ Ω ΩΨΩΩ ΩΩΨ―ΩΨ§ Ψ§ΩΩΩΨ°ΩΩ ΩΩΨΉΩΨ―ΩΨͺΩΩΩ
Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah, Wash shalaatil qaa-imah, Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtah
Artinya: "Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (azan) ini dan salat (wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi SAW) dan fadilah kepada Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan." (HR. Bukhari no. 579).
Doa di atas merupakan riwayat Bukhari. Dalam riwayat lain, terdapat penambahan kalimat "Innaka laatukhliful mii'aad" dalam doa setelah adzan.
Menurut riwayat Baihaqi (1/410), Al-Allamah Abdul Aziz bin Baaz berpendapat bahwa sanad hadis yang membawakan doa setelah adzan dengan tambahan "Innaka laatukhliful mii'aad" adalah hasan.
Dalam hal ini, detikers boleh mengamalkan doa dengan ataupun tanpa kalimat "Innaka laatukhliful mii'aad". Wallahua'lam bishawab.
Keutamaan Membaca Doa Setelah Adzan
Apabila seseorang rutin mengamalkan doa setelah adzan, niscaya dirinya akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah di hari akhir kelak. Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata
"Barang siapa yang setelah selesai mendengar azan kemudian berdoa dengan, 'Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah, wasshalaatil qaaaimah, aati muhammadanil wasiilata wal fadhiiilata, wab'atshu maqaaman mahmuuda alladzii wa'adtah (Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini dan salat yang ditegakkan, anugerahkanlah kepada Nabi Muhammad; wasilah [kedudukan yang tinggi di surga] dan keutamaan [melebihi seluruh makhluk], dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji [memberi syafaat] yang telah Engkau janjikan), maka ia berhak mendapatkan syafaatku kelak di hari kiamat." (HR. Bukhari no. 579).
Cara Menjawab Adzan Sesuai Sunnah: Arab, Latin, Terjemahan
Bukan hanya membacakan doa setelah adzan, kaum muslimin juga disunahkan untuk menjawab seruan tersebut selama ia berkumandang. Dari Abu Sa'id Al-Khudri RA, Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muazin." (HR. Bukhari, no. 611; Muslim, no. 383)
Untuk selengkapnya, berikut bacaan jawaban azan Subuh sesuai sunah berdasarkan hadis dari Umar bin Al-Khattab dalam Riwayat Muslim nomor 385:
Lafaz Azan:
(Ω’x) Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±ΩΨ Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
AllΓ’hu Akbar, AllΓ’hu Akbar (2x)
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar."
Jawaban:
(Ω’x) Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±ΩΨ Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
AllΓ’hu Akbar, AllΓ’hu Akbar (2x)
Lafaz Azan:
(Ω’x) Ψ£ΩΨ΄ΩΩΩΨ―Ω Ψ§ΩΩΩ ΩΨ§Ω Ψ₯ΩΩΩ°ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§Ψ§ΩΩΩΩ
Asyhadu allΓ’ ilΓ’ha illallΓ’h (2x)
Artinya: "Aku Bersaksi Tiada Tuhah selain Allah."
Jawaban:
(Ω’x) Ψ£ΩΨ΄ΩΩΩΨ―Ω Ψ§ΩΩΩ ΩΨ§Ω Ψ₯ΩΩΩ°ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§Ψ§ΩΩΩΩ
Asyhadu allΓ’ ilΓ’ha illallΓ’h (2x)
Lafaz Azan:
(Ω’x) Ψ£ΩΨ΄ΩΩΩΨ―Ω Ψ£ΩΩΩΩ Ω ΩΨΩΩ ΩΩΨ―ΩΨ§ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ
Asyhadu anna Muhammadan rasΓ»lullΓ’h (2x)
Artinya: "Aku bersaksi sesugguhnya Muhammad adalah utusan Allah."
Jawaban:
(Ω’x) Ψ£ΩΨ΄ΩΩΩΨ―Ω Ψ£ΩΩΩΩ Ω ΩΨΩΩ ΩΩΨ―ΩΨ§ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ
Asyhadu anna Muhammadan rasΓ»lullΓ’h (2x)
Lafaz Azan:
(Ω’x) ΨΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ΅ΩΩΩΨ§ΩΨ©Ω
Hayya 'alash shalΓ’h (2x)
Artinya: "Marilah laksanakan salat."
Jawaban:
(Ω’x) ΩΩΨ§ ΨΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ψ¨ΩΨ§ΩΩΩΩΩΩΩ
Laa hawla wa laa quwwata illa billah.
Artinya: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Lafaz Azan:
(Ω’x) ΨΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ΅ΩΩΩΨ§ΩΨ©Ω
Hayya 'alash shalΓ’h (2x)
Artinya: "Marilah laksanakan salat."
Jawaban:
(Ω’x) ΩΩΨ§ ΨΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ψ¨ΩΨ§ΩΩΩΩΩΩΩ
Laa hawla wa laa quwwata illa billah (2x)
Artinya: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Lafaz Azan:
(Ω’x) ΨΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΨ§ΩΨΩ
Hayya 'alal falΓ’h (2x)
Artinya: "Marilah menuju kepada kejayaan."
Jawaban:
(Ω’x) ΩΩΨ§ ΨΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ψ¨ΩΨ§ΩΩΩΩΩΩΩ
Laa hawla wa laa quwwata illa billah (2x)
Artinya: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Lafaz Azan:
(Ω‘x) Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω ΨΨ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
AllΓ’hu Akbar, AllΓ’hu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar."
Jawaban:
(Ω‘x) Ψ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω ΨΨ§ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
AllΓ’hu Akbar, AllΓ’hu Akbar
Lafaz Azan:
(Ω‘x) ΩΩΨ§ Ψ₯ΩΩΩΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§Ψ§ΩΩΩΩ
LΓ’ ilΓ’ha illallΓ’h (1x)
(Tiada Tuhan selain Allah)
Jawaban:
(Ω‘x) ΩΩΨ§ Ψ₯ΩΩΩΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§Ψ§ΩΩΩΩ
LΓ’ ilΓ’ha illallΓ’h (1x)
Demikianlah bacaan doa setelah adzan sesuai sunnah. Jangan lupa dihafalkan supaya kamu mendapatkan keutamaannya, yakni syafaat Nabi SAW di akhirat kelak. Semoga bermanfaat!
(mff/astj)











































