Tampil glamor dan kerap berpose dengan para pejabat. Itulah Akbar Pera Baharudin atau lebih populer dengan nama Ajudan Pribadi. Dirinya adalah seorang selebgram yang kini ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggelapan dana dan penipuan.
"(Penangkapan terkait kasus) penipuan dan penggelapan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar Andri Kurniawan saat dikonfirmasi, seperti dikutip dari detikNews, Rabu (15/3/2023)
Diberitakan detikNews, penangkapan Ajudan Pribadi berawal dari adanya laporan warga pada November 2022. Selebgram tersebut diduga telah melakukan penipuan yang merugikan korban hingga Rp1,3 miliar.
Namun, siapakah sebenarnya sosok Akbar ini? Berikut detikSumut rangkum informasi mengenai profil Ajudan Pribadi, selebgram "kesayangan" pejabat yang jadi tersangka kasus penipuan uang.
Biodata Singkat Ajudan Pribadi
Nama Asli: Akbar Pera Baharudin
Nama Populer: Ajudan Pribadi
Tempat Lahir: Pulau Kalukuang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan
Pekerjaan: Selebgram, YouTuber, ajudan pribadi
Media Sosial: @ajudan_pribadi (Instagram)
Dirundung Kemiskinan dan Punya Masa Lalu Kurang Mengenakkan
Sebelum sukses menjadi seorang selebgram seperti sekarang, Ajudan Pribadi alias Akbar dulunya memiliki masa lalu yang kurang mengenakkan. Dirinya sempat bekerja sebagai kuli bangunan dan juga pemulung.
Kedua pekerjaan itu terpaksa ia geluti lantaran orang tuanya yang tak mampu membiayai pendidikannya. Alhasil, ketika masih duduk di bangku 6 SD, Akbar memulung bersama neneknya.
Sayangnya, karena kondisi finansial yang tidak memungkinkan Akbar untuk melanjutkan pendidikannya, pria ini harus berhenti sekolah saat duduk di kelas 2 SMP. Setelah putus sekolah, dirinya diajak seorang pemborong untuk menjadi kuli bangunan di Palopo, Sulawesi Selatan.
Di samping bekerja sebagai kuli bangunan, Akbar kecil juga menyambangi arena golf untuk mencari keberuntungan. Padahal, dirinya sama sekali tak tahu-menahu terkait olahraga tersebut. Namun, setelah menginjakkan kaki di sana, ia baru mengetahui kalau lapangan golf adalah "tempat untuk orang-orang kaya".
Selama mengadu nasib di arena golf, Akbar bekerja sebagai penjaja kacang. Namun, dirinya sesekali menjadi tukang pijit bagi orang-orang kaya yang tengah bermain golf.
Kepiawaian Akbar dalam memberikan pelayanan menarik perhatian seorang pengusaha. Namanya adalah Andi Rukman Karumpa.
Dari Kuli Bangunan sampai Jadi Ajudan
Tak disangka, jasa pijit yang dilakukan Akbar telah mempertemukannya dengan sosok yang kelak mengubah nasibnya. Dari pertemuan tersebut, Andi pun kemudian membawa Akbar ke Jakarta pada 2017 silam.
Diketahui Andi Rukman Karumpa adalah Sekretaris Jenderal BPP Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi). Dirinya mengajak Akbar ke Jakarta lantaran merasa simpati dengan sosok Akbar yang berpeluh-peluh bekerja demi mengabdi kepada ibunya.
Setelah berada di tanah rantau, Akbar tak langsung diangkat menjadi seorang ajudan pribadi. Ini karena bosnya masih memiliki ajudan sehingga pria bertubuh gempal tersebut mulanya ditugasi sebagai tukang pijat sekaligus tukang bersih-bersih.
Singkat cerita, Andi mengangkat Akbar menjadi ajudan pribadinya. Sejak saat itu, kehidupan pria asal Sulawesi Selatan ini berubah drastis: dari yang penuh kekurangan menjadi serba berkecukupan. Dari profesi barunya ini pula Akbar membuat julukan baru untuk dirinya sendiri, yakni seorang Ajudan Pribadi.
Baca perubahan hidup Ajudan Pribadi di halaman berikutnya...
Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "
(nkm/nkm)