Kasus pemuda di Lampung Selatan, S (19) yang memperkosa ibu dan adik kandungnya yang masih berusia 7 tahun membuat geger masyarakat. Perilaku tak lazim dan bejat itu dilakukannya disebut - sebut karena kerap menonton film porno.
Polisi menyebut, kelakuan S selama ini diketahui kerap mabuk-mabukan dan sering nonton film porno. Hal itu diduga mendorongnya untuk tega melakukan pemerkosaan terhadap dua orang keluarga terdekatnya tersebut.
Bahaya pornografi apalagi di kalangan remaja sudah sering dibahas dan disosialisasikan. Namun penyebaran pornografi yang semakin masif dan mudah untuk diakses membuat pornografi semakin dekat dengan remaja saat ini. berikut ini bahaya paparan pornografi yang detikSumut kutip dari publikasi penelitian yang ditulis Galih Haidar, mahasiswa Prodi Sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Padjajaran dan Nurliana Cipta Apsari, dosen Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial Unpad.
Dalam penelitian tersebut ditulis, pecandu pornografi dapat mengalami kerusakan sel - sel otak bagian depan berfungsinya sebagai pusat decision making dan analisis.
Pecandu pornografi akan mengalami efek kecanduan di mana ia akan terus mencari materi baru dalam pornografi. Konsumen pornografi akan mengalami efek peningkatan kebutuhan sehingga pada akhirnya berpotensi melakukan seks bebas.
"Menonton konten pornografi juga dapat memengaruhi sifat dan perilaku remaja apabila dalam dirinya tedapat dorongan untuk menyaksikan dan meniru apa yang dia lihat di video porno. Hal tersebut akan mengakibatkan remaja menjadi sulit berkonsentrasi dalam belajar sehingga hasil belajar atau prestasinya jadi menurun," tulisnya.
Dampak lain pornografi terhadap remaja antara lain:
1. Mendorong untuk meniru tindakan seksual
Aktifitas seksual pada remaja yang belum dewasa selalu dipicu oleh pengalaman atau melihat pornografi atau aktivitas porno baik dari internet, HP, VCD, komik atau media lainnya. Maka mereka akan terdorong untuk meniru tindakan seksual terhadap anak lain ataupun siapa pun objek yang bisa mereka jangkau.
2. Membentuk perilaku negatif
Pendidikan seks remaja yang terbiasa mengkonsumsi materi pornografi dapat terganggu. Gangguan tersebut dapat diketahui dari cara mereka yang berlebihan terpapar pornografi memandang wanita,kejahatan seksual, hubungan seksual, dan seks pada umumnya.
Biasanya pecandu pornografi akan menjadi orang yang merendahkan lawan jenis secara seksual, memandang seks bebas sebagai perilaku normal dan alami, permisif terhadap perkosaan, bahkan cenderung mengidap berbagai penyimpangan seksual.
Simak Video "Video: Sakit Hati Diputus Cinta, Pria di Pangkep Sebar VCS Mantan"
(nkm/nkm)