Tambang Ilegal yang Disebut Gibran Bekingnya Ngeri Tak Beroperasi

Jawa Tengah

Tambang Ilegal yang Disebut Gibran Bekingnya Ngeri Tak Beroperasi

Tim detikJateng - detikSumut
Selasa, 29 Nov 2022 10:53 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Senin (28/11/2022).
Gibran Rakabuming Raka (Tara Wahyu NV/detikJateng)
Klaten -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut tambang ilegal di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dibekingi orang ngeri. Polisi yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi dimaksud untuk melakukan pengecekan, hasilnya tidak ditemukan aktivitas di sana.

Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo menjelaskan sudah ada anggotanya yang melakukan pengecekan di lokasi tambang ilegal itu.

"Tadi anggota cek tidak ada aktivitas (tambang)," ujar Eko dilansir detikJateng Selasa (29/11/2022),


Bukan hanya hanya, ada beberapa lokasi tambang ilegal yang dilakukan pengecekan dan hasilnya juga sama.

"Ada beberapa lokasi," ungkapnya.

Kemudian Eko menjelaskan tambang ilegal yang dicek itu berlokasi di desa di Kecamatan Kemalang yaitu Desa Sidorejo, Tlogowatu dan Tegalmulyo. Ketiganya tidak ditemukan aktivitas penambangan.


"Tadi kita cek ke atas tidak ada aktivitas yang dilakukan. Ini (tambang) terus kita pantau," imbuh Eko.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Solo yang juga putra dari Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka merespons sebuah unggahan di media sosial soal tambang illegal di Klaten, Jawa Tengah. Gibran mengaku sudah mendapatkan keluhan terkait hal itu.

Dilansir dari detikJateng, Minggu (27/11), yang menyampaikan keluhan soal tambang illegal itu adalah pemilik akun Twitter yang bernama Mr Agus @amr715882. Pemilik akun itu meminta agar Gibran menyampaikan kepada Presiden Jokowi perihal adanya aktivitas tambang ilegal di Klaten.

"Mas.. sampe kan ke pak @jokowi untuk menindak tambang pasir ilegal yang ada di Kab. Klaten," tulis akun tersebut.

Simak video 'KPK Sambut Baik Kerja Sama dengan Menko Polhukam Ungkap Mafia Tambang':

[Gambas:Video 20detik]



(astj/astj)