Jalan Diputus Perusahaan Sawit, Masyarakat Geruduk Kantor Bupati Asahan

Jalan Diputus Perusahaan Sawit, Masyarakat Geruduk Kantor Bupati Asahan

Perdana Ramadhan - detikSumut
Kamis, 29 Sep 2022 04:18 WIB
Masyarakat mendatangi kantor Bupati Asahan menuntut dibukanya akses jalan yang ditutup sepihak oleh perkebunan. (Istimewa)
Masyarakat mendatangi kantor Bupati Asahan menuntut dibukanya akses jalan yang ditutup sepihak oleh perkebunan. (Istimewa)
Kisaran -

Ratusan masyarakat dari dua desa di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan Sumatera Utara (Sumut) mendatangi kantor Bupati Asahan untuk meminta perlindungan atas tindakan pemutusan akses jalan yang dilakukan salah satu perusahaan sawit swasta.

"Kedatangan kami kemari dari masyarakat Simpang Empat meminta bantuan kepada Pemkab Asahan yang sudah semena mena terhadap masyarakat karena memutus akses jalan umum utama masyarakat," kata koordinator aksi, Ruzan Daulay, Rabu (28/9).

Dikatakannya, akses jalan yang diputus itu berada di simpang Teluk Manis menghubungkan desa Silom-lom dan Hessa Perlompongan. Jauh sebelum perusahaan itu berdiri jalan tersebut sudah ada dan dilalui masyarakat. Beberapa waktu lalu perusahaan membuat galian parit yang membelah jalan tersebut hingga terputus.


"Kami sudah sampaikan hal ini ke perusahaan secara baik-baik dan tidak direspon. Makanya kami datang ke sini meminta bantuan Pemkab Asahan. Masyarakat merasa disusahkan dengan pemutusan jalan itu seharusnya mereka mengutamakan kepentingan warga sekitar," kata dia.

Akibat pemutusan jalan tersebut tambah Ruzan, akses masyarakat sekitar terganggu. Termasuk anak - anak yang ingin ke sekolah. Aksi warga desa dari Kecamatan Simpang Empat ini diterima oleh Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin.

Pihaknya berjanji akan melakukan peninjauan secara fisik terhadap status jalan yang diputus oleh perusahaan itu apakah masuk dalam kawasan perkebunan.

"Supaya kami tak salah mengambil sikap, besok saya utus tim yang akan meninjau ke lokasi. Sesuai dengan permintaan masyarakat pihak kebun juga besok saya panggil. Kita carikan solusi secepatnya terkait masalah ini," kata Taufik.



Simak Video "Kantor Perusahaan Sawit di Lampung Dibakar Massa"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)