Respons Anies Usai Dilaporkan ke Bawaslu soal 'Tabloid Anies Baswedan'

Nasional

Respons Anies Usai Dilaporkan ke Bawaslu soal 'Tabloid Anies Baswedan'

Tim detikNews - detikSumut
Selasa, 27 Sep 2022 19:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Tiara/detikcom
Medan -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons soal laporan oleh Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi atas dugaan kampanye terselubung melalui tabloid 'Mengapa Harus Anies?'. Anies merespons laporan itu dengan santai.

"Memang ada laporan itu?" kata Anies, seperti dilansir dari detikNews, Selasa (27/9/2022).

Laporan Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi tentang beredarnya 'Tabloid Anies Baswedan' di Malang. Anies dan relawannya yang dilaporkan ke Bawaslu.
Anies mengatakan belum mengurusi soal laporan itu. Dia mengaku masih ingin mengurusi DKI Jakarta.


"Saya ngurusin Jakarta dulu deh, ntar dulu deh, belum ngurusin yang lain," kata Anies.

Untuk diketahui, Koordinator Nasional Sipil Peduli Demokrasi (Kornas PD) Miartiko Gea menyambangi kantor Bawaslu RI. Menurut Miartiko, penyebaran tabloid Anies di Kota Malang itu telah melanggar aturan pemilu.

"Tentu kami melihat bahwa ini menjadi salah satu poin pelanggaran karena tahapan pemilu kan sudah mau mulai nih, tahapan pemilu sudah mulai maka kami dari Kornas PD, Koordinator Nasional Sipil Peduli Demokrasi menganggap bahwa ini masuk kategori pelanggaran pemilu. Lalu kami melaporkan ke Bawaslu RI untuk mulai diproses," tuturnya.

"Poin penting yang mau kami sampaikan adalah bagaimana ke depan dalam menghadapi kontestasi politik kemudian politik identitas ini tidak dimainkan lagi, karena ini akan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, terjadi keterbelahan di tengah-tengah masyarakat. Ini kan menjadi ancaman disintegritas bangsa, nah kemudian harusnya politik-politik harus lebih beradab ya lebih etis, jangan kemudian melakukan pelanggaran-pelanggaran yang menimbulkan perpecahan bangsa," tambahnya.

Miartiko mengaku turut membawa barang bukti berupa soft file dan hard file tabloid Anies serta saksi dari Malang. Miartiko berharap Bawaslu RI akan segera memproses laporan tersebut.

"Tentu dengan peristiwa ini kami berharap bahwa Bawaslu mempercepat atau memproses laporan kami ini untuk tujuannya adalah agar ke depan tidak terjadi atau tidak terulang peristiwa serupa di kemudian hari," ujar Miartiko.



Simak Video "Bicara Keadilan, Anies Singgung Pembatasan Motor di Era Ahok"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)