Elite NasDem Ungkap Peta Dukungan Luar Negeri ke Kandidat Capres

Nasional

Elite NasDem Ungkap Peta Dukungan Luar Negeri ke Kandidat Capres

Tim detikNews - detikSumut
Selasa, 27 Sep 2022 10:06 WIB
Ketua DPP NasDem Zulfan Lindan (Azizah/detikcom)
Ketua DPP NasDem Zulfan Lindan (Azizah/detikcom)
Jakarta -

Elite Partai NasDem, Zulfan Lindan mengungkapkan peta dukungan luar negeri ke kandidat bakal calon presiden yang saat ini bermunculan. Jika figur tersebut terpilih maka akan menguntungkan sejumlah negara.

Ia awalnya menyebut dua kandidat capres yang hasil rakernas Partai NasDem yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Keduanya dianggap Zulfan dekat dengan Amerika Serikat (AS).

"Kalau seandainya calon presidennya adalah Anies dan Andika, apakah langsung atau tidak langsung ini sangat menguntungkan Amerika. Menguntungkan Amerika figur ini. Bermain langsung Amerika atau tidak langsung menguntungkan Amerika," ujarnya dilansir detikNews, Selasa (27/9/2022).


Zulfan menyampaikan itu saat berbicara saat diskusi du Perspektif dengan tema 'Membaca Manuver Tabloid, Dewan Kolonel, hingga Isu Dendam Lama' yang diselenggarakan detikcom dan Total Politik, Senin (26/9) malam.

Menurutnya Andika Perkasa selama ini dekat dengan AS lantaran kerap melakukan latihan bersama. Ia meyakini hal tersebut bukan hanya sekedar latihan bersama, ada makna lain di balik itu semua.

"Kita lihat bahwa sudah berapa kali, dua kali, Andika ini sebagai KSAD maupun Panglima TNI melakukan latihan bersama dengan AD dan marinir besar-besaran di Sulawesi Utara padahal nggak ada angin, nggak ada hujan. Begitu juga di Sulawesi Selatan. Jadi kita lihat itu, ini pasti ada apa, masa sekadar latihan-latihan saja," sambungnya.

Selama menjabat, kata Zulfan, Anies tidak pernah mengunjungi China dan Rusia. Bahkan ia menyebut Anies sebagai the second golden boy of America.

"Kemudian, Anies sebagai gubernur, nggak pernah dia, katakanlah kunjungan ke Rusia, kunjungan ke China, nggak pernah dia. Amerika melihat ini memang ya the second golden boy. Tetapi itu salah nggak? Ya nggak salah," ucap mantan politikus PDIP itu.

Sedangkan Menteri Pertahanan sekaligus Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dinilai Zulfan dekat dengan sejumlah negara mulai dari Rusia, China dan Amerika Serikat.

"Kita lihat misalnya Prabowo. Prabowo ini Amerika juga, tapi main-main juga ke Rusia, main-main juga ke China, kan gitu. Prancis sudah blok Amerika tuh. Kita bicara tiga nih, Rusia, China, sama Amerika," tuturnya.

"Kalau bicara kepentingan Amerika pasti mendukung Anies sama Andika. China ini pasti cari alternatif lain, untuk mengamankan kepentingan dia di Indonesia, pasti dia mencari yang sama sekali tidak berhubungan, jadi dia akan mengambil, bukan yang pro Amerika, dia ambil yang pro China, Rusia juga begitu," bilangnya.

Figur kandidat calon presiden lain seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dianggapnya bisa menjadi sosok yang menguntungkan China dan Rusia.

"Bisa Ganjar, bisa Puan, bisa juga Prabowo. Artinya gini, bukan China saja, China-Rusia lah," ucapnya.

Politikus PDIP Akui Ada Pengaruh Luar Negeri di Peta Politik Indonesia. Selengkapnya di Halaman Selanjutnya...



Simak Video "Geger Capres Rambut Putih-Keriput"
[Gambas:Video 20detik]