TPJ Respons Gerindra soal Poster Jokowi-Prabowo: Menyinggung Kami

Aceh

TPJ Respons Gerindra soal Poster Jokowi-Prabowo: Menyinggung Kami

Agus Setyadi - detikSumut
Jumat, 23 Sep 2022 15:52 WIB
Baliho yang dianggap upaya jegal Prabowo di Aceh (Agus Setiyadi/detikcom)
Baliho yang dianggap upaya jegal Prabowo di Aceh (Agus Setiyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Partai Gerindra Aceh mengadukan keberadaan poster Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Jokowi ke Polda Aceh. Tim Pembela Jokowi (TPJ) Aceh menyayangkan adanya aduan tersebut.

"Tindakan pelaporan ke Polda tersebut sangat menyinggung perasaan kami selaku pendukung Jokowi di Aceh, yang seolah-olah Jokowi begitu jelek, sehingga kalau ada foto bersama beliau dianggap sebagai bentuk penjegalan dan menimbulkan keresahan," kata Koordinator TPJ Aceh Imran Mahfudi, Jumat (23/9/2022).

Imran mengatakan, pihaknya menyayangkan aduan tersebut karena poster berisi foto bareng tersebut dianggap upaya penjegalan Prabowo. Imran juga mempertanyakan maksud Gerindra mengadukan keberadaan poster tersebut.


"Apa kalian anggap terlalu hina pak Jokowi sehingga ketika ada foto beliau dengan pak Prabowo dalam suatu baliho dianggap sebagai upaya penjegalan dan menimbulkan keresahan bagi kader Gerindra," jelas Imran.

Selain itu, Imran juga mempertanyakan kesalahan di poster tersebut sehingga harus diadukan ke polisi. Menurutnya, kalimat yang tertuang dalam poster merupakan pengakuan Prabowo terkait kepemimpinan dan kenegarawan Jokowi.

"Terlepas siapa yang buat baliho yang banyak beredar tersebut, tapi yang jadi pertanyaan salahnya di mana baliho tersebut. Bukankah kalimat tersebut memang benar diucapkan oleh pak Prabowo," ujarnya.

"Kalau menurut DPD Gerindra Aceh, kebersamaan Pak Jokowi dengan Pak Prabowo menimbulkan keresahan serta mempengaruhi elektabilitas partai Gerindra di Aceh, maka seharusnya Gerindra Aceh mengusulkan kepada pak Prabowo untuk mundur saja dari Menteri Pertahanan," lanjutnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra Aceh mengadukan pemasangan poster ketua umum partai Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo ke Polda Aceh. Pemasangan poster itu dinilai meresahkan dan dapat menganggu demokrasi yang sedang bangun.

Poster yang diadukan memuat foto Jokowi dan Prabowo dengan pose masing-masing telapak tangan menyatu serta kepala sedikit menunduk. Di atas foto itu terdapat tulis 'pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat'.

Di bawahnya terdapat foto Prabowo dengan pose sedang hormat. Di sampingnya tertera tulisan 'saya mengakui kepemimpinan dan kenegarawan Pak Jokowi (12/8/2022) -Prabowo Subianto-".

Sekretaris Partai Gerindra Aceh Safaruddin mengaku memaklumi keberadaan poster itu bila terpasang di seluruh provinsi di Indonesia. Namun daerah yang dipasang poster hanya wilayah-wilayah basis politik Prabowo lebih dominan pada Pilpres 2019.

"Kalau di seluruh provinsi mungkin kita memaknai mungkin ada simpatisan Prabowo dan Jokowi yang memasang itu. Tapi ini sepertinya dipilih-pilih. Terpasang di beberapa provinsi salah satunya Aceh, Sumbar, Madura Jawa Timur, yang dulu basis politik Prabowo lebih dominan ketika Pilpres 2019," jelas Safaruddin.

"Inikah terkesan seperti adanya upaya penjegalan atau untuk mencoba menggiring propaganda terhadap Pemilu 2024," lanjutnya.



Simak Video "Jawaban Santai Airlangga Saat Jokowi Sebut Jatah Pilpres Prabowo"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/astj)