Daftar 7 Negara Termalas Dunia: Ada AS dan Singapura!

Berita Internasional

Daftar 7 Negara Termalas Dunia: Ada AS dan Singapura!

Tim detikFinance - detikSumut
Sabtu, 10 Sep 2022 17:10 WIB
malas kerja
Ilustrasi malas. (Foto: Shutterstock/)
Medan -

Jurnal medis bergengsi di Inggris, The Lancet menerbitkan hasil survei untuk memotret negara-negara dengan penduduk paling malas di dunia. Survei ini dilakukan di lebih dari 200 negara selama tiga bulan.

Yang mengejutkan, Amerika dan Singapura yang terkenal dengan kekuatan ekonominya justru masuk dalam daftar tujuh negara termalas di dunia.

Dilansir detikFinance dari laman inf.news, berikut adalah daftar 7 negara termalas di dunia:


India

Lingkaran setan kemiskinan dan kemalasan menyelimuti India. Meskipun ekonomi India berkembang pesat, kondisi masyarakatnya tidak berjalan dengan baik secara penuh.

Menurut survei Bank Dunia, India sendiri menyumbang sekitar sepertiga dari penduduk dunia yang sangat miskin. Lebih dari separuh orang di India pergi ke toilet, tanpa menggunakan tisu toilet. Sementara angka gizi buruk pada anak di sana mencapai 40%.

Karena kemiskinan sudah lama sulit diberantas, sistem kasta telah mengakar, dan berbagai masalah kemiskinan muncul silih berganti. Meski begitu, orang India masih belum berniat melakukan perubahan karena terlalu malas. Bahkan dalam pekerjaan yang serius, orang India suka menunda-nunda dan lalai.

Contoh, Varanasi, kota berukuran sedang di India, pernah memiliki keluarga yang ingin membangun rumah baru, dengan dua lantai, masing-masing dengan luas total sekitar 220 meter persegi. Sebuah tim konstruksi yang terdiri dari 20 orang, bahkan harus butuh waktu lima bulan untuk membangun rumah itu.

Inggris

Inggris dikenal memiliki populasi kecil dan berekonomi maju. Tetapi kemalasan Inggris bahkan lebih tinggi daripada orang India. Orang di Inggris terkenal malas di tempat kerja. Di Inggris, banyak supermarket besar yang tutup setelah jam 5 sore. Jika ingin membeli sesuatu untuk dimakan di malam hari, kamu hanya dapat menemukan mesin penjual otomatis saja.

Menariknya, orang Inggris itu malas, dan mereka bersusah payah untuk bisa menjadi malas. Ada seorang ayah yang sedang menyusui anaknya dengan botol, menggunakan kereta dorong alias stroller di Birmingham. Namun, Ia merasa terlalu lelah untuk mendorong kereta dorong itu. Alhasil, dia langsung menciptakan kereta dorong otomatis. Dia berdiri di atas pedal belakang dan menyalakan kereta dorongnya dengan listrik.

Menurut statistik WHO, lebih dari 7 juta orang Inggris tidak menyikat gigi setiap pagi. Padahal mereka harus sarapan dan pergi bekerja setelah berkumur.

Namun, warga Inggris sangat bangga dengan kemalasan mereka. Mereka percaya bahwa bekerja adalah untuk istirahat dan hiburan, dan kemalasan ini juga telah menyebabkan "kemajuan dan perkembangan" masyarakat sampai batas tertentu.

Singapura

Singapura termasuk negara maju di Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Singapura berkembang sangat pesat. Namun, hal itu juga memberi kesempatan bagi warga Singapura untuk bermalas-malasan. Orang Singapura hampir tidak pernah memasak.

Singapura memiliki total populasi 6 juta, di mana sekitar 40% sebagian besar adalah Cina Han. Banyak orang Tionghoa yang masih mempertahankan tradisi memasak dan makan, tetapi penduduk asli Singapura terlalu suka bermalas-malasan.

Hampir 1 juta warga Singapura tidak memiliki gas alam di rumah mereka, dan lebih dari 50% warga Singapura membeli makanan. Dibandingkan dengan China, rasio ini sangat tinggi. Ada alasan dibalik malasnya warga Singapura untuk memasak, salah satunya adalah fondasi pertanian Singapura sendiri sangat lemah, dan banyak makanan diimpor.

Selain makan, orang Singapura juga suka tidur. Di kereta bawah tanah di sana, orang-orang yang tidur telentang dapat dilihat di mana-mana. Oleh karena itu, sekitar 30% pekerja kantoran di Singapura mengambil cuti seminggu atau lebih setiap tahun untuk melengkapi tidur mereka. Pada akhir pekan biasa, 48% warga Singapura memilih untuk tidur di rumah.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.



Simak Video "Sarah Azhari Ungkap Alasannya Pulang ke Indonesia "
[Gambas:Video 20detik]