Proposal Fly Over Sitinjau Lauik Ditolak, Andre Rosiade Cari Solusi

Sumatera Barat

Proposal Fly Over Sitinjau Lauik Ditolak, Andre Rosiade Cari Solusi

Jeka Kampai - detikSumut
Sabtu, 27 Agu 2022 23:50 WIB
Andre Rosiade
Anggota Komisi IV DPR Andre Rosiade (Foto: Istimewa)
Padang -

Proposal Pemprov Sumatera Barat untuk membangun Fly Over di jalur Sitinjau Lauik ditolah Kementerian PUPR. Anggota DPR RI daerah pemilihan Sumbar Andre Rosiade akan mengupayakan solusi lain.

Jalur Sitinjau Lauik menjelang daerah perbatasan Padang-Solok yang merupakan jalur lintas Sumatera sering mengalami longsor dan membahayakan pengendara.

"Setelah mendengar kabar bahwa proposal (fly over) ditolak, tentu kami sebagai anggota dewan dari Sumatra Barat harus mencari solusi menyelesaikan persoalan jalan Sitinjau Lauik, yaitu dengan meminta bantuan kepada Hutama Karya," kata Andre kepada wartawan, Sabtu (27/8/2022).


Ketua DPD Gerindra Sumbar itu mengatakan itu disela-sela kunjungannya ke lokasi yang sering longsor itu. Dia pun turut mengajak Direksi PT Hutama Karya.

Andre meminta HK untuk mengajukan proposal ke Kementerian PUPR dengan menawarkan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU) untuk menyelesaikan persoalan Sitinjau Lauik. Ia berharap tender KBPU ini dilaksanakan pada Januari 2023 dan memulai proses konstruksi pada Juni 2023.

"Harapan kita, Juni-Juli 2024, persoalan jalur Sitinjau Lauik selesai," ucap Andre.

Sementara itu, Direktur Operasi III PT Hutama Karya, Koentjoro, melihat tikungan di tanjakan di jalur Sitinjau Lauik sangat tajam yang sangat membahayakan pengguna jalan.

Hutama Karya menurut dia akan mengajukan proposal ke Kementerian PUPR untuk menjelaskan desain pembangunan yang akan dilakukan. Nantinya, pemerintah akan melakukan pembayaran secara bertahap kepada Hutama Karya.

Koentjoro menyebut pembangunan yang akan dilakukan Hutama Karya di Sitinjau Lauik hanya di beberapa titik rawan saja.

"Perencanaannya mengamankan jalur Sitinjau Lauik dulu, di titik rawan saja. Nilai proyek ini mungkin bisa lebih dari Rp 1 triliun," kata dia.



Simak Video "3 Orang Pengeroyok Kepala Sekolah SMA PGAI Padang Diamankan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)