Riau

Pekerja Tewas Diterkam Harimau, BKSDA Riau Pasang 5 Kamera Trap

Raja Adil Siregar - detikSumut
Selasa, 23 Agu 2022 14:51 WIB
Kembalinya harimau di Nepal membawa kegembiraan sekaligus ketakutan
Ilustrasi harimau (Foto: BBC World)
Pekanbaru -

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang lima kamera trap dan mengusulkan pekerja agar dievakuasi. Hal ini dilakukan setelah Sopiana Damanik (44) tewas diterkam harimau di Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan

Kepala Balai BKSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan mengatakan lima kamera trap dipasang di lokasi penemuan korban yang tewas diterkam harimau. Bahkan di lokasi juga ditemukan jejak dan kotoran harimau.

"Kamera trap yang sudah terpasang ada 5 unit. Lokasi yang dipasang kamera trap itu berdasarkan tanda yang ditemukan oleh tim patroli seperti jejak dan kotoran," kata Genman, Selasa (23/8/2022).


Selain pemasangan kamera trap, BBKSDA Riau mendata ada 15 pekerja di lokasi. 15 pekerja di barak perusahaan tersebut baru tinggal sekitar tiga hari dan selama ini barak kosong.

Untuk itu, Genman berencana koordinasi dengan perusahaan untuk sementara ini agar barak dikosongkan. Alasanya adalah untuk keselamatan pekerja dan harimau.

"Total ada 15 orang tinggal di barak dan empat tahun ini kosong. Saran kami memang ini untuk sementara ini dikosongkan sampai nanti tim kami selesai bekerja di lapangan. Intinya kami mau menyelamatkan pekerja dan harimau juga harus selamat," katanya.

Genman mengaku jika pekerjaan di lokasi tidak mendesak, maka harus dievakuasi. Namun bisa mendesak, standar bekerja di lokasi harus diperketat agar tidak terulang kejadian serupa.

"Kepentingannya kita lihat, kalau memang tidak terhindarkan maka perlu SOP ketat. Kalau memang tidak, maka kami sarankan dievakuasi untuk beberapa waktu," kata Genman.

Rekomendasi untuk dievakuasi sementara bukan tanpa alasan. Sebab saat baru saja terjadi insiden biasa harimau masih berada tak jauh dari lokasi.

"Karena kalau baru ada kejadian seperti ini, biasa itu masih ada. Maka kami sarankan untuk ditunda dulu beraktivitas di sana," kata Genman.

Sebelumnya seorang pekerja penanaman kayu akasia, Sehat Sopiana Damanik (44) tewas diterkam harimau. Sopiana tewas diterkam saat menemani suaminya mandi.

Insiden itu sendiri terjadi di Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan pada Jum'at (19/8) pukul 20.00 WIB. Di mana korban sedang menemani suaminya mandi di kanal dengan posisi berada di tepi kanal.

Tidak lama kemudian, terdengar teriakan dari arah korban yang menunggu di tepi kanal. Suara teriakan korban juga didengar pekerja lain di barak tersebut.

Seketika suami dan pekerja langsung bergegas mencari Korban. Tetapi tidak terlihat lagi di posisi berdiri awal.

Suami korban dan pekerja lain memperluas pencarian di sekitar barak. Sekitar pukul 19.45 WIB korban ditemukan meninggal di dekat menara api. Bahkan di tubuh korban ditemukan luka cakar di wajah.



Simak Video "Dramatis! Proses Evakuasi Anak Gajah dari Galian di Riau"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/astj)