Sumatera Barat

1000 Atlet Karate se-Sumatera Barat Berebut Piala Andre Rosiade

Atta Kharisma - detikSumut
Rabu, 10 Agu 2022 12:16 WIB
Ketua Umum FORKI Sumbar Andre Rosiade menjelaskan kejuaraan karate se-Sumbar ini merupakan agenda rutin guna mengevaluasi para atlet dan pengurus.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia Sumatera Barat (FORKI Sumbar) menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang memperebutkan Piala Ketua FORKI Sumbar Andre Rosiade. Ketua Umum FORKI Sumbar Andre Rosiade menjelaskan kejuaraan karate se-Sumbar ini merupakan agenda rutin guna mengevaluasi para atlet dan pengurus.

Kejuaraan antar-Pengcab FORKI se-Sumbar serta pengurus provinsi perguruan karate se-Sumbar ini rencananya akan digelar 12-14 Agustus 2022 di GOR Universitas Negeri Padang (UNP). Kejuaraan ini juga bertujuan untuk meninjau sejauh mana pembinaan karate di Sumbar, baik di tingkat perguruan maupun Pengcab FORKI kabupaten dan kota.

"Kejuaraan ini juga memastikan perkembangan kemampuan 64 atlet yang digembleng 8 pelatih, dari kegiatan Pelatihan daerah (Pelatda) berjalan yang sudah dilaksanakan FORKI Sumbar sejak Maret 2022 lalu. Tentunya kita ingin mereka menjadi andalan Sumbar di cabang karate ke depan," ujar Andre dalam keterangan tertulis, Rabu (10/8/2022).


Andre mengungkapkan ajang ini nantinya akan menjadi dasar untuk menetapkan tim inti FORKI Sumbar pada kejuaraan nasional karate yang akan dilaksanakan 3-6 Oktober 2022 mendatang di Kota Padang. PB FORKI ditunjuk sebagai tuan rumah untuk kompetisi tingkat nasional ini.

"Untuk itu kita memastikan kesiapan, baik dari segi pengurus, panitia sampai atlet karate. Tentu kami serius menggelar Kejurprov ini, sehingga atlet yang bakal diterjunkan di iven kejurnas, indikatornya diambil dari hasil kejuaran ini. Tentunya juga dengan berbagai pertimbangan lainnya," terangnya.

Sementara itu, Ketua Harian Alvira menambahkan Pengprov FORKI Sumbar membentuk tim monitoring evaluasi (Monev) yang terdiri dari para senior karate untuk memaksimalkan proses penyeleksian atlet yang akan turun di kejurnas mendatang.

"Tim Monev ini merekomendasikan atlet yang layak bertanding di kejuaraan nasional. Selain hasil rekomendasi tim monev, para juara Kejurprov juga menjadi pertimbangan dan kans nya besar untuk masuk tim inti di Kejurnas," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Kejurprov Sahurman menuturkan kejuaraan tersebut mempertandingkan tujuh kategori yang terbagi dalam 72 kelas. Adapun pesertanya berasal dari 19 Pengcab FORKI dan 19 perguruan karate se Sumatera Barat.

"Ada 38 kontingen yang akan memperebutkan Piala Ketua Pengprov FORKI Sumbar. Estimasi peserta sampai dengan 1000 atlet karate se-Sumbar. Kami membatasi peserta, masing-masing peserta mengirimkan dua atlet per kelas," imbuhnya.

Hingga Selasa (9/8) malam, sambung Sahurman, peserta yang sudah mendaftar baru 15 Pengcab FORKI dan enam perguruan dengan jumlah peserta lebih dari 400 atlet. Pendaftaran ditutup pada Rabu (10/8) jam 00.00 WIB.

"Pertemuan teknis dilaksanakan pada 11 Agustus jam 20.00 WIB malam di GOR UNP. Lebih dari tanggal tersebut, tak bisa lagi. Kami juga mendatangkan Wakil Sekretaris Dewan Wasit Nasional PB FORKI, Abdul Wahid dan Jumadi wasit berlisensi nasional dari Pengprov FORKI Sumbar," pungkasnya.

(akn/ega)