Sumatera Barat

MUI Sudah Ingatkan Camat Payakumbuh Sebelum Dicopot

Jeka Kampai - detikSumut
Selasa, 09 Agu 2022 14:46 WIB
Camat di Payakumbuh dicopot
Dewi Novita (Foto: Instagram @dewi.centong)
Padang -

Dewi Novita dicopot dari jabatannya sebagai Camat Payakumbuh Timur karena konten ala Citayam Fashion Week. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Payakumbuh sudah lebih dahulu mengingatkan Dewi.

"Kami sudah menempuh banyak cara dan mengingatkan yang bersangkutan," kata Sekretaris MUI Payakumbuh, Hannan Putra kepada detikSumut, Selasa (9/8/2022).

Hannan menjelaskan bahwa yang dilakukan oleh Dewi tidak sesuai dengan adat dan budaya Minang Kabany. "Apa yang dilakukannya itu tidak sesuai dengan Budaya Minangkabau yang berdasarkan Adat Basandi Syara' dan Syara' Basandi Kitabullah. Kami juga mengingatkan bahwa yang bersangkutan adalah pejabat publik yang mesti menjadi tauladan bagi masyarakat," tuturnya.


Menurutnya, sikap MUI Payakumbuh dalam menegur Dewi dan memberikan pertimbangan kepada atasan yang bersangkutan, telah berdasarkan kepada syara' mangato, adaik mamakai yang berlaku. Artinya adalah adat dan agama Islam di Minangkabau berkait rapat, merupakan kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan.

Ia membenarkan, akun yang berkomentar di akun @dewi.centong milik Dewi Novita adalah akun MUI Payakumbuh. Ia menceritakan awal proses tersebut. "Langkah awal yang kami tempuh adalah langsung menghubungi yang bersangkutan secara japri pada Rabu (27/7). Hal ini sesuai dengan kode etik MUI dalam menegur dan mengingatkan masyarakat, yakni menghindari dilakukan di depan umum. Kami juga ingin menjaga marwah dan kehormatannya yakni dengan tidak mempermalukannnya," jelas Hannan.

"Dalam pesan DM (Direct Message) di akun instagram tersebut, kami minta yang bersangkutan menghapus konten di Instagramnya. Jika yang bersangkutan koperatif dan mau menghapus, sebenarnya sudah selesai masalah. MUI Payakumbuh tidak ingin memperpanjang masalah jika ini dilakukan. Namun setelah seharian ditunggu, pesan DM tersebut tidak kunjung ditanggapi. Yang bersangkutan tetap melakukan kegiatan di Instagram sebagaimana biasanya. Maka dapat kami simpulkan, pesan tersebut diabaikan," tambah dia.

Sebelumnya, pencopotan itu disebut Dewi lantaran dirinya membuat konten ala Citayam Fashion Week di media sosial. Dia bercerita bahwa awalnya dia membuat konten ala Citayam Fashion Week, di mana di video itu dia menyeberangi sebuah zebra cross dengan menggunakan pakaian dinas, berkacamata hitam dan scarf berwarna pink.

"Aku seorang camat di kota Payakumbuh, Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week. Maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja, tanpa ada maksud melanggar norma2 agama atau adat istiadat Minang Kabau kemudian dikomenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh," tulis Dewi dikutip dari Wolipop, Senin (8/8/2022)

Karena kontennya itu viral, ia pun dilaporkan ke Wali Kota Payakumbuh. Selanjutnya terhitung Jumat (5/8) kemarin, Dewi pun kehilangan jabatannya.

"Mulai dari komen MUI itulah malapetaka itu hadir karir yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara2 komen MUI yang sangat tidak objektif. Dengan melaporkan aku ke walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi camat di Payakumbuh Timur. Terima kasih MUI kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku."



Simak Video "Satpol PP Padang Diserang PKL Saat Lakukan Penertiban"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)