Riau

Kalah Digugat Warga Soal Sampah, DPRD Pekanbaru Nilai Sebagai Cambuk

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 03 Agu 2022 10:52 WIB
Aksi sosialisasi masyarakat terkait penggunaan sampah plastik di Pekanbaru.
Aksi sosialisasi masyarakat terkait penggunaan sampah plastik di Pekanbaru. (Foto: Raja Adil Siregar/detikSumut)
Pekanbaru -

Wali Kota hingga DPRD Kota Pekanbaru, kalah setelah digugat warga karena dinilai tak becus menangani masalah sampah. DPRD pun ikhlas dan menilai putusan tersebut sebagai cambuk agar mereka memperkuat kinerja.

"Ini gugatan di masa kepemimpinan yang kemarin, Pak Firdaus (Wali Kota)," kata Ketua DPRD Pekanbaru, Sabarudi kepada detikSumut, Rabu (3/8/2022).

Sabarudi menilai sejak dijabat Pejabat (Pj) Wali Kota Muflihun, penanganan sampah menjadi prioritas utama. Di mana tiga poin utama yang harus dituntaskan yakni mulai dari sampah, banjir dan jalan rusak di Kota Pekanbaru.


"Jadi yang perlu diketahui, Pj Wali Kota ini ada tiga fokus dikerjakan dan salah satunya adalah masalah sampah. Penanganan ini tentunya dalam proses berjalan dan akan dipelajari juga regulasinya seperti apa ya," katanya.

Namun politikus PKS itu menilai sebagai cambuk DPRD Pekanbaru dalam bekerja. Terutama untuk membuat regulasi dan peraturan daerah (Perda) soal sampah secara nyata.

"Saya secara pribadi melihat putusan itu memperkuat kita agar lebih serius terkait regulasi dalam penanganan sampah. Ya tentu ini nanti untuk memperkuat kita di DPRD, ini memperkuat untuk aksi nyata," katanya.

Meskipun belum menerima salinan dari putusan tersebut, Sabarudi memastikan akan langsung berdiskusi dengan semua anggota di DPRD Pekanbaru. Termasuk dengan Pj Wali Kota untuk penanganan sampah ke depannya.

"Nanti kita diskusi internal, setelah itu kita akan komunikasi dengan eksekutif untuk seperti apa nanti ke depan. Tapi memang sampai hari ini kita juga belum menerima salinan putusan," katanya.

Sebelumnya warga yang tergabung dalam Koalisi Sapu Bersih menggugat Wali Kota dan DPRD Pekanbaru terkait masalah tumpukan sampah di kota itu yang tak pernah tuntas. Warga pun memenangkan gugatan perdata itu.

"Selamat kepada seluruh warga Kota Pekanbaru karena pada 1 Agustus 2022, majelis hakim PN Pekanbaru mengabulkan gugatan warga negara terkait pengelolaan sampah di Pekanbaru," tulis Walhi Riau melalui siaran pers yang diterima detikSumut, Selasa (2/7/2022).

Dalam putusan yang disampaikan lewat e-court menyatakan bahwa Wali Kota, DPRD dan DLHK Kota Pekanbaru telah melawan hukum. Majelis dalam putusan meminta Wali Kota, DPRD dan DLHK Kota Pekanbaru untuk menerbitkan Perda terkait sampah plastik hingga penanganan sampah.

Putusan nomor 262/Pdt.G/2021/PN Pbr itu juga dibenarkan Direktur WALHI Riau, Even Sembiring. Menurutnya, keputusan tersebut sesuai kepentingan publik dan isu lingkungan.

"Pertama kita apresiasi majelis yang sudah memperhatikan kepentingan publik dan isu urban khususnya lingkungan," katanya.



Simak Video "Ekspedisi Pencinta Lingkungan Berburu Jaring Hantu di Laut Hawaii "
[Gambas:Video 20detik]
(ras/dpw)