Beda Sikap Gubsu Edy dan Walkot Bobby soal Holywings

Tim detikSumut - detikSumut
Kamis, 30 Jun 2022 17:46 WIB
Walkot Medan, Bobby Nasution (kiri) dan Gubsu Edy Rahmayadi (kanan)
Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi (Foto: Ahmad Arfah Fansuri Lubis/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution tidak sejalan soal polemik Holywings. Edy mendukung agar Holywings dicabut izinnya karena meresahkan masyarakat.

Eks Pangkostrad itu mengaku tidak bisa mencabut izin Holywings karena itu kewenangan dari bupati dan wali kota. Semantara itu Bobby memilih hanya memberikan teguran kepada manajemen Holywings, bukan pencabutan izin seperti yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kemarin kita tanyakan ke forkopimda belum ada sampai menjurus ke penutupan. Tapi tetap kita imbau karena yang dibuat nama itu adalah nama yang sangat berarti bagi umat Muslim dan Kristiani," katanya kepada wartawan di Medan, Selasa (28/6/2022).


Bobby menghimbau agar Holywings dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Kemarin kita meminta Holywings untuk minta maaf secara langsung kepada umat Muslim dan Kristiani yang merupakan warga Kota Medan," tutupnya.

Sementara itu, mengangkut izin Holywings sejauh ini masih berjalan seperti biasanya.

"Terkait izinnya sekarang masih berjalan. Namun kita berikan teguran melalui Kapolrestabes Medan kepada Holywings. Kita juga telah bertemu degan Holywings serta para pemuda lintas agama," sebutnya.

"kemarin kita meminta Holywings untuk minta maaf secara langsung kepada umat Muslim dan Kristiani yang merupakan warga Kota Medan," tutupnya.

Edy Rahmyadi sendiri menyampaikan pendapatnya tentang penutupan Holywings melalui akun Instagram resmi miliknya, Kamis (30/6/2022) hari ini. Suami Nawal Lubis itu awalnya menyampaikan soal dukungan dirinya soal penutupan Holywings.

"Jujur secara pribadi, saya sangat mendukung agar Holywings di Sumut supaya ditutup ajalah karena memang sudah sangat meresahkan," kata Edy.

Namun, karena soal pencabutan izin ini adalah wewenang kabupaten dan kota, dia tidak memiliki kekuasaan untuk melakukan hal itu. Untuk itu, dia mengimbau bupati dan wali kota untuk mencabut izin Holywings.

"Jadi saya mengimbau kepala daerah untuk sama-sama kita atasi masalah ini, jawablah aspirasi rakyat dengan menutup Holywings," sebut Edy.

Seperti diketahui, Holywings membuat heboh usai mengeluarkan promo yang diduga menistakan agama. Promo itu berisikan hadiah minuman keras bagi yang bernama Muhammad dan Maria.

Akibat promo itu, polisi menetapkan 6 orang tersangka yang merupakan pegawai dari Holywings. Keenamnya diduga melanggar pasal tentang ITE dan penistaan agama.

Tak hanya di Jakarta , Holywings juga dilaporkan ke polisi di sejumlah daerah. Salah satunya di Polda Sumut.

"Kami dari melaporkan pemilik akun Instagram holywingsindonesia terkait penistaan agama dan UU ITE. Karena mereka menyamakan minuman keras dengan Muhammad dan Maria," kata Ketua LBH DPD IPK Sumut Dwi Ngai Sinaga di Mapolda Sumut, Sabtu (25/6/2022).



Simak Video "BM PAN Sumut 'Segel' Holywings, Minta Pemkot Medan Tinjau Izin "
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)