Jawa Barat

Darma Wijaya Sampaikan Harapan Apkasi Sumut di Rakernas

Tim detikSumut - detikSumut
Minggu, 19 Jun 2022 05:52 WIB
Korwil Apkasi Sumut, Darma Wijaya saat menghadiri acara Rakernas Apkasi Seluruh Indonesia di Hotel Pullman Ciawi Bogor Jawa Barat, Sabtu (18/6/2022). Dokumen Pemkab Sergai
Foto: Korwil Apkasi Sumut, Darma Wijaya saat menghadiri acara Rakernas Apkasi Seluruh Indonesia di Hotel Pullman Ciawi Bogor Jawa Barat, Sabtu (18/6/2022). Dokumen Pemkab Sergai
Bogor -

Kordinator Wilayah (Korwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Sumatera Utara (Sumut), Darma Wijaya menyampaikan harapan sejumlah Kabupaten di Sumut dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apkasi Seluruh Indonesia di Hotel Pullman Ciawi Bogor Jawa Barat, Sabtu (18/6/2022). .

Harapan yang disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) tersebut merupakan rangkuman dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Apkasi Sumut. Salah satu yang diserahkan politis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut adalah harapan Apkasi Sumut agar penerimaan P3K diserahkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan penggajiannya dimasukkan dalam Dana Alokasi Umum (DAU).

Selain itu, bagi hasil perkebunan bagi daerah, peninjauan ulang terhadap Perpres no 33 Tahun 2020, penerbitan ijin SPBU dengan rekomendasi Pemda dan penggunaan dana perimbangan juga serta merta masuk dalam rekomendasi Apkasi Sumut.


Hal lain yang disampaikan Darma Wijaya adalah peningkatan efektifitas SIPD, kerjasama BPN dan Kemendagri terkait pembuatan zona nilai tanah, serta usulan straegis lainnya.

Darma Wijaya mengharapkan agar rekomendasi Apkasi wilayah Sumut menjadi salah satu bahan pertimbangan pemerintah pusat. Tujuannya agar pemerintah pusat dan daerah singkron. Sehingga pemerintahan berjalan lancar dan maju.

Diketahui dalam Rakernas tersebut hadir ratusan bupati dan pejabat daerah dari seluruh wilayah di Indonesia. Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah dalam gelaran tersebut.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan Indonesia berpotensi menjadi negara maju pada 2045.

"Bapak/Ibu Bupati, kita ini momen bersejarah, datangnya hanya 20 tahun sekali, Indonesia melaksanakan menjadi tuan rumah G20. Hanya 20 negara tapi menguasai 80 persen ekonomi dunia," kata Ridwan Kamil.

"Indonesia ranking 16, lumayan alhamdulillah. Kalau kita berhasil kompak seperti ini, aspirasi bawah didengar dan keputusan pusat taat di bawah, kita bisa ranking 10 dalam 10 tahun ke depan. Kemudian, kita bisa deklarasi menjadi negara maju di 2045, insyaallah. Perjalanan itu ada di pundak para bupati. Karena syaratnya itu berat," sambungnya.

Syarat pertama, lanjut Emil, adalah harus terciptanya stabilitas sosial-politik di masyarakat. Menurutnya, tidak ada pembangunan tanpa perdamaian.



Simak Video "Adrenalin Mengarungi Sungai, Tempat Rekreasi Sekaligus Edukasi, Serdang Bedagai"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)