Gubernur Sumbar Harap KDEKS Percepat Pengembangan Ekonomi Syariah di RI

Sumatera Barat

Gubernur Sumbar Harap KDEKS Percepat Pengembangan Ekonomi Syariah di RI

Inkana Izatifiqa R Putri - detikSumut
Selasa, 31 Mei 2022 17:52 WIB
Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi
Foto: Pemprov Sumbar
Jakarta -

Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi menghadiri pleno kedua Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS) di Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Senin (30/5). Dalam forum itu ia berharap adanya pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Sumatera Barat dapat mendorong semangat daerah lain untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

"Keberadaan KDEKS di daerah akan memudahkan koordinasi dan sinkronisasi antara program kerja nasional dengan kebutuhan dan karakteristik spesifik daerah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

Mengusung tema 'Bergerak Lebih Cepat untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Produsen Halal Terkemuka di Dunia', pleno KNEKS kedua ini membahas soal inisiatif dan fokus capaian ekonomi guna mewujudkan Pusat Produsen Halal Dunia. Hal ini termasuk pembiayaan, sertifikasi, ekspor dan impor, Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS), Pusat Data Ekonomi Syariah serta riset halal.


Selain itu, ia juga merespons positif pembentukan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS), yang merupakan kolaborasi KNEKS, Kementerian Kesehatan, BPJPH, dan Pemerintah Daerah. Beberapa proyek pun telah diluncurkan dan menjadi percontohan lokasi Zona KHAS, salah satunya di wilayah Kota Bukittinggi.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma'aruf Amin yang memimpin langsung rapat berpesan berpesan agar semua pihak dapat bekerja sama memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

"Saya ingin capaian yang dihasilkan hingga saat ini terus dioptimalkan, agar ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bisa berkontribusi signifikan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga dalam tataran global," katanya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pertemuan tersebut menyampaikan hal-hal strategis di antaranya kodifikasi dan pengembangan industri produk halal, laboratorium riset halal, implementasi opsi layanan syariah bagi peserta BPJS kesehatan, serta pertumbuhan penggerakan dana wakaf dan kegiatan usaha syariah lainnya.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai provinsi pertama yang membentuk KDEKS.

"Harapan kita setelah Sumbar, pembentukan KDEKS akan segera diikuti oleh beberapa Pemda lain seperti Jawa Barat dan Riau," pungkasnya.



Simak Video "Ma'ruf Amin Ungkap Cita-cita Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)