Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong telah menjalani sidang perdana di Badan Kehormatan (BK) DPRD terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap staf PPPK bernama Yuli Nofita Sari (29). Hasil sidang di BK bakal diumumkan lewat rapat paripurna.
"Sudah (disidang). Sidangnya baru-baru ini, hari Rabu (14/10)," ujar Ketua BK DPRD Bone Bahtiar Malla kepada detikSulsel, Senin (19/9/2026).
Andi Tenri memberikan keterangan dan sanggahan terkait laporannya di BK. Namun Bahtiar mengaku belum bisa membuka ke publik terkait dengan keterangan Andi Tenri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu ketua sudah memenuhi panggilan BK, memberikan keterangan, dan sanggahan. Nanti hasilnya setelah selesai semua diumumkan di paripurna," sebut Bahtiar.
"Kalau terkait dengan hasil sanggahannya, terkait dengan itu, saya kira kita tidak bisa membuka, itu kan tertutup. Nanti hasilnya disampaikan di paripurna baru bisa diumumkan," bebernya.
Dia menambahkan, agenda selanjutnya sekaitan dengan verifikasi alat bukti oleh pelapor. Jadwalnya ditarget pekan depan.
"Agenda selanjutnya sidang verifikasi alat bukti pengadu, paling lambat minggu depan. Kita lihat saja agenda teman-teman BK biar tidak bertabrakan, dan saya upayakan dalam waktu dekat ini," jelasnya.
Untuk diketahui, BK mengagendakan sidang Andi Tenri Walinonong di awal Oktober. Hanya saja sidang baru berjalan pada pertengahan Oktober.
Sebelumnya BK DPRD Bone melakukan sidang verifikasi terhadap Yuli Nofita Sari. BK ingin mendengarkan langsung kronologi kejadian dari korban.
"Apa yang dilakukan BK tadi adalah bagian dari rangkaian sebelumnya. Tadi soal sidang verifikasi, dan materi aduannya itu kita mau mendengarkan informasi secara primer dari yang bersangkutan (Yuli)," ujar Bahtiar Malla, Rabu (30/9).
