Resmikan Kantor Imigrasi Bone, Andi Asman Harap Pelayanan Cepat dan Efisien

Resmikan Kantor Imigrasi Bone, Andi Asman Harap Pelayanan Cepat dan Efisien

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 09 Jun 2026 15:48 WIB
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman meresmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Foto: Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman meresmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI di Kabupaten Bone. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman meresmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Andi Asman berharap warga mendapatkan pelayanan keimigrasian lebih efisien dan cepat, karena selama ini harus ke Makassar atau Parepare.

Peresmian kantor Imigrasi Kelas III Non TPI berlangsung di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Selasa (9/6/2026). Kantor imigrasi ini juga akan melayani warga dari Kabupaten Sinjai dan Soppeng.

"Ini merupakan kantor layanan yang paling ditunggu masyarakat. Permintaan dokumen keimigrasian memang sangat tinggi di Bone. Kami sangat bangga dan mengapresiasi kehadiran kantor ini karena masyarakat memang sangat membutuhkannya," ujar Andi Asman kepada wartawan, Selasa (9/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Asman mengatakan masyarakat Bone sangat membutuhkan pelayanan keimigrasian khususnya untuk keperluan ibadah umrah dan haji. Pada 2024 tercatat sebanyak 841 jamaah haji dan 2.325 jamaah umrah.

"Tahun 2025 terdapat 756 jamaah haji dan 3.100 jamaah umrah, sedangkan pada 2026 jumlah jamaah haji mencapai 2.023 orang dan jamaah umrah sekitar 2.700 orang," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang. (Agung Pramono/detikSulsel)Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang. (Agung Pramono/detikSulsel)

Dia menuturkan selama ini warga mengeluarkan biaya lebih besar untuk mengurus paspor dan dokumen keimigrasian karena harus ke Parepare atau Makassar. Dia pun menegaskan Pemkab berkomitmen memfasilitasi kantor permanen untuk Imigrasi Bone.

"Kami Pemerintah Kabupaten Bone siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan layanan keimigrasian, termasuk menyiapkan lokasi pembangunan kantor permanen di Kecamatan Tanete Riattang Barat," katanya.

"Kami siap mendukung penuh pelayanan keimigrasian di Bone. Harapan kami masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih dekat, efisien, dan lebih cepat dibandingkan harus ke Makassar atau Parepare," sambung Andi Asman.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulsel, Friece Sumolang mengatakan kehadiran Kantor Imigrasi Bone merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat, cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat.

"Kehadiran kantor imigrasi di Bone diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus dampak positif bagi masyarakat, khususnya untuk kebutuhan ibadah haji, umrah, wisata, pendidikan, maupun pengobatan ke luar negeri," katanya.

Dia menambahkan, Bone selama ini menjadi daerah dengan jumlah pemohon layanan keimigrasian cukup tinggi di Sulsel. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone yang telah memberikan dukungan penuh.

"Seluruh jajaran Kantor Imigrasi Bone agar memberikan pelayanan yang ramah, humanis, profesional, serta bebas dari praktik pungutan liar dan diskriminasi. Kami berharap kantor ini menjadi tempat pelayanan yang ramah, humanis, dan menyenangkan bagi masyarakat, dan jangan ada pungli maupun diskriminasi dalam pelayanan," imbuhnya.




(hsr/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads