Bupati Bone Andi Asman Sulaiman meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Andi Asman menekankan kepada pekerja proyek untuk memperhatikan kualitas bangunan.
"Saya minta utamakan kualitas pekerjaan. Apalagi proyek ini dikerjakan oleh kontraktor berpengalaman," ujar Andi Asman kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).
Lokasi Sekolah Rakyat yang ditinjau berada di Lingkungan Rompi, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone pada Rabu (20/5). Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 230 miliar itu kini telah mencapai bobot pekerjaan sekitar 65 persen.
"Progres pembangunan berjalan sesuai target apalagi ini anggaran besar dari pusat Rp 230 miliar. Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan fasilitas pendidikan," sebut Andi Asman.
Dia menerangkan, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut menyerap tenaga kerja lokal. Selain itu juga menggunakan material yang berasal dari Kabupaten Bone.
"Pekerjanya dan material yang digunakan juga berasal dari Bone semua. Sehingga manfaat pembangunan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," bebernya.
"Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu hingga ke pelosok desa dan dusun. Wajib sekolah bagi keluarga kurang mampu akan kita sisir sampai ke tingkat dusun di wilayah Bone," sambung Andi Asman.
Simak Video "Video: Mengintip Cerita di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulbar"
(hmw/hmw)