Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persatuan dan meningkatkan ketakwaan. Dia juga meminta momen ini dijadikan penyemangat dalam pembangunan daerah yang lebih baik.
"Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk kembali ke fitrah, membersihkan hati, dan membuka lembaran baru dengan semangat kebersamaan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergandengan tangan dalam membangun Bone, sebab tanpa kebersamaan dan kolaborasi, pembangunan tidak akan berjalan optimal," ujar Andi Asman kepada detikSulsel, Sabtu (21/3/2026).
Andi Asman sebelumnya melaksanakan salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka, Kota Watampone pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 07.00 Wita. Dia pun mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk saling memaafkan, mendekatkan hati, serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri, serta tetap menjaga kerukunan antar warga," sebutnya.
"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus membangun daerah yang kita cintai bersama," sambung Andi Asman.
Dia menuturkan, pemerintahannya sejauh ini sudah memasuki setahun perjalanan yang tidak henti-hentinya terus memacu diri untuk merealisasikan dan menuntaskan program-program pembangunan diberbagai bidang. Dia lantas membeberkan sejumlah hal yang telah dicapai.
"Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,15% serta keberhasilan menurunkan angka kemiskinan sampai 9,13%. Kabupaten Bone memperoleh penghargaan sebagai lumbung pangan terbaik dengan total produksi 524.589 ton," jelasnya.
Selain itu, ada juga program pengadaan pupuk murah dan cukup bagi petani yang dapat menunjang produksi. Di bidang infrastruktur jalan, Pemerintahan Beramal telah menyelesaikan jalan sepanjang 329 km, dengan menggunakan berbagai sumber pendanaan baik APBD kabupaten, APBD provinsi, maupun APBN," jelasnya.
Sementara di bidang lingkungan hidup, Kabupaten Bone meraih penghargaan sertifikat adipura dan menjadi kabupaten dengan peringkat ke 10. Terbukanya penerbangan untuk memudahkan akses masyarakat bepergian dari Bone ke Makassar, Bone-Balikpapan, Bone-Kendari, Bone-Morowali melalui pesawat ATR 72 Flyjaya dan akan segera dilakukan perluasan bandara agar dapat melayani pesawat Boeing.
"Saat ini juga pembangunan pelabuhan di Kecamatan Tonra yang berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru. Dukungan terhadap program nasional makan bergizi gratis (MBG) yang sekaligus dapat menyerap tenaga kerja lokal yang berdampak pada penurunan angka pengangguran," jelasnya.
