Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking pembangunan ruas Rantepao-Pangala-Baruppu-Batas Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), di Kabupaten Toraja Utara. Pembangunan ini untuk meningkatkan konektivitas antardaerah.
"Saya berharap dukungan masyarakat. Ini adalah pekerjaan jalan yang dinantikan karena kondisi jalan yang cukup ekstrem karena jalan sering longsor," kata Andi Sudirman saat melakukan groundbreaking, Sabtu (25/7/2026).
Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu-Batas Provinsi Sulbar merupakan bagian dari Paket 6 Multiyears Project (MYP) dengan total nilai anggaran Rp 239 miliar. Khusus di Kabupaten Toraja Utara, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp 42,7 miliar untuk penanganan empat ruas jalan.
Keempat ruas jalan itu, yakni ruas Tedong Bonga-Buntao-Batas Kabupaten Luwu, ruas Rantepao-Sa'dan-Batas Kabupaten Luwu, ruas Batas Kabupaten Tana Toraja (Madandan)-Alang Alang-Rantepao, serta ruas Rantepao-Pangala-Baruppu-Batas Provinsi Sulbar.
Pembangunan ruas tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang dinantikan masyarakat. Hal ini mengingat kondisi jalan yang cukup ekstrem dan kerap mengalami longsor.
"Kita doakan semoga sukses dan lancar," tambah Andi Sudirman.
Pembangunan ruas jalan itu diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian. Selain itu mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Toraja Utara dan sekitarnya.
Groundbreaking pembangunan jalan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi. Selain itu ada Bupati Tana Toraja Frederik Victor Palimbong, dan Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi.
Simak Video "Andi Sudirman Sulaiman Bicara Strategi Multi Years Project Sulsel"
(sar/hsr)