Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman memastikan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) yang mencakup penanganan sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten. Proyek MYP infrastruktur jalan ini terbagi dalam 6 paket yang menangani total 1.000 kilometer (km) ruas jalan provinsi.
Program MYP didanai melalui APBD senilai Rp 2,5 triliun. Pembangunan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintahan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi demi meningkatkan konektivitas antarwilayah hingga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kami memahami harapan masyarakat agar seluruh jalan provinsi yang rusak segera diperbaiki. Insyaallah semuanya akan ditangani secara bertahap," tegas Andi Sudirman dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Andi Sudirman mengajak masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Hal ini agar seluruh tahapan pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan baik.
"Yang kami harapkan adalah dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan," sambung Andi Sudirman.
Memasuki awal Juli 2026, aktivitas konstruksi terus berlangsung di berbagai titik. Pekerjaan meliputi pengecoran rigid beton, pengaspalan, pembangunan drainase, pemasangan talud, pemasangan u-ditch, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), hingga preservasi jalan untuk meningkatkan kualitas layanan infrastruktur bagi masyarakat.
Pada Paket 1, pekerjaan dilaksanakan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Aroepala melalui pengecoran rigid beton, Jalan Tun Abdul Razak dengan pemasangan u-ditch, Jalan HM Yasin Limpo melalui pembangunan talud, ruas Burung-Burung-Bili-Bili dengan pengecoran bahu jalan, ruas Batas Kabupaten Gowa-Tondong berupa penghamparan lapis pondasi agregat (LPA), serta ruas Tanete-Tanaberu melalui pembangunan bahu jalan beton.
Sementara itu, Paket 3 difokuskan pada peningkatan kualitas perkerasan jalan di Kabupaten Wajo. Pekerjaan overlay lapis aspal AC-BC saat ini berlangsung di ruas Batas Kabupaten Enrekang-Anabanua-Dongi-Tanrutedong serta ruas Mario-Binabaru-Batas Kabupaten Enrekang.
Pada Paket 4, pekerjaan meliputi pembangunan saluran drainase di ruas Batas Kabupaten Soppeng-Ulugalung dan Doping-Atapange, preservasi jalan di ruas Batas Kabupaten Soppeng-Ulugalung dan Impa-Impa-Anabanua, serta pembangunan talud pada ruas Anabanua-Malake-Batas Kabupaten Sidenreng Rappang.
Adapun Paket 5 mencakup pekerjaan pengaspalan AC-BC di ruas Tanabanua-Sanrego-Palattae dan Ujung Lamuru-Palattae. Selain itu, dilakukan pembangunan drainase di ruas Bakung-Solo-Sampie serta pemasangan dinding penahan tanah (DPT) di sejumlah titik pada ruas Ujung Lamuru-Palattae.
Andi Sudirman juga telah melakukan groundbreaking pembangunan Paket 6 MYP Infrastruktur Jalan yang dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7). Paket 6 MYP dianggarkan sekitar Rp239 miliar yang mencakup penanganan 20 ruas jalan di 9 daerah, yakni Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, dan Kota Makassar.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel Muhammad Rosyadi mengatakan, percepatan program MYP diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sejumlah ruas jalan yang rusak kini telah membaik.
"Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan," ujar Rosyadi.
Simak Video "Andi Sudirman Sulaiman Bicara Strategi Multi Years Project Sulsel"
(sar/asm)