Milenial Kalbar Sosialisasikan Sosok Ganjar Lewat Pelatihan Pertanian

Milenial Kalbar Sosialisasikan Sosok Ganjar Lewat Pelatihan Pertanian

Erika Dyah - detikSulsel
Senin, 14 Nov 2022 08:47 WIB
Relawan Ganjar
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Mahasiswa dan milenial yang tergabung dalam Ganjar Milenial Center (GMC) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat berupaya meningkatkan kapasitas sektor pertanian. Mereka menggelar pelatihan pertanian dan pembuatan pupuk organik di Jalan Raya Antibar, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.

Dalam kegiatan yang berlangsung Minggu (13/11), ada kurang lebih ratusan petani mengikuti acara bertajuk 'Bersama Milenial Tingkatkan Kualitas Pertanian di Mempawah'. Para petani ini fokus memerhatikan setiap materi yang diberikan GMC. Salah satu materi, materi tentang merancang pertanian berkelanjutan.

Koordinator Daerah GMC Kabupaten Mempawah, Muhammad Hudaifi mengatakan Indonesia berpotensi menjadi lumbung pangan dunia di masa mendatang yang didukung iklim tropis dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Untuk itu, pertanian berkelanjutan yang bermanfaat bagi manusia maupun kelestarian dan kualitas lingkungan sangat diperlukan.


Hudaifi mengungkap pihaknya turut mendorong petani untuk mengembangkan dan memanfaatkan pupuk organik berbahan lokal. Apalagi di tengah langkanya pupuk bersubsidi serta melejitnya harga pupuk kimia saat ini.

"Kami hadir sebagai wadah serta solusi di tengah-tengah masyarakat dalam segala bentuk hal. Hari ini kita men-support serta berbagi ilmu terkait pertanian yang di mana demi kapasitas pertanian di Kalbar khususnya di Kabupaten Mempawah itu sendiri," ucap Hudaifi dalam keterangan tertulis, Senin (14/11/2022).

Senada, Koordinator Wilayah GMC Kalbar, Nuryahdi menyebut GMC sebagai wadah kalangan mahasiswa dan milenial turut menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat. Dari sederet tokoh nasional, pihaknya menilai Ganjar sebagai salah satu pemimpin yang aktif mendorong sektor pertanian.

Adapun bukti nyata kepedulian Ganjar kepada petani ditunjukkan melalui Program Kartu Tani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.
Hingga saat ini sudah ada 2,5 juta dari 2,8 juta petani sudah mendapatkan Kartu Tani.

Merespons penyesuaian harga BBM, lanjut Nuryahdi, Ganjar menggulirkan bantuan kepada gabungan kelompok tani (gapoktan) se-Jateng dengan total bantuan Rp 950.880.000 untuk 2.264 gapoktan penerima.

"Kami yakin dengan segala pengalaman di kursi pemerintahan, ayah Ganjar mampu menjawab sejumlah persoalan pertanian di masa mendatang," kata Nuryahdi.

Nuryahdi berkomitmen kegiatan bermanfaat serupa akan terus digalakkan pada kabupaten atau kota lainnya di Kalbar. Harapannya, aspirasi Ganjar Pranowo Presiden 2024 dapat terwujud.

"GMC itu adalah motor utama penggerak kebaikan dari sosok ayah Ganjar itu sendiri, ke depannya akan ada kegiatan lagi yang tentunya bisa dirasakan bersama kebermanfaatannya," tutur Nuryahdi.

Dalam kesempatan yang sama, Yusron, salah satu petani mengaku bersyukur mengikuti pelatihan kali ini. Yusron mengaku beserta para petani lainnya akan mengimplementasikan ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut untuk kemajuan pertanian di Mempawah.

Selain memperoleh ilmu yang bermanfaat seputar pertanian, Yusron pun bahagia lantaran mendapat kesempatan mengenal lebih jauh sosok Ganjar Pranowo.

"Kami sangat terbantu serta diberikan wadah pembelajaran baru yang dimana untuk kemajuan pertanian di Mempawah ini. Setelah mengetahui sosok Ayah Ganjar, kami para petani Mempawah sepakat untuk mendukung beliau menjadi presiden," pungkas Yusron.

(akd/ega)