Tips Ngonten ala Tumming-Abu: Pesan Harus Sampai ke Hati Penonton

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Rabu, 03 Agu 2022 20:37 WIB
Konten Kreator Makassar Tumming-Abu
Konten kreator Makassar Tumming-Abu (Dok. detikSulsel)
Makassar -

Menjadi konten kreator memiliki tantangan tersendiri agar bisa terus menghasilkan karya yang bisa dinikmati banyak orang. Konten yang berkualitas akan mampu memikat para penonton agar selalu menantikan konten yang diproduksi.

Konten kreator asal Makassar Tumming-Abu, membagikan tips ngonten yang membawa keduanya sukses menjadi konten kreator yang cukup ternama di Makassar. Menurut Tumming, kunci menjadi seorang konten kreator sukses adalah memproduksi konten yang bisa sampai ke hati penonton.

"Kita percaya semakin relate itu maka semakin sampai di hati penonton, maksudnya berbekas di hati penonton," ujar Tumming dalam podcast detik-detik launching detikSulsel, Sabtu (30/7/2022).


Dirinya menuturkan, Tumming-Abu dalam produksi kontennya selalu berupaya mengangkat tema yang relate atau dekat dari masyarakat. Sebagai masyarakat Makassar, Tumming-Abu berupaya menghadirkan konten bernuansa lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat Makassar khususnya, dan Sulawesi pada umumnya.

"Ya memang sebisa mungkin Tumming-Abu selalu lokal. Maksudnya kita selalu berusaha mengangkat yang relate di sekitar ta. Di Makassar dan sulawesi lah. Indonesia Timur lah," kata Tumming.

Ia juga menambahkan, proses produksi konten yang dilakukan Tumming-Abu seringkali terinspirasi dari kejadian sehari-hari yang dialami. Menurut Tumming, saat ini apapun bisa diolah menjadi konten jika kita jeli melihat peluang.

"Kita juga mengangkat apa yang kejadian ta sehari-hari, kayaknya ini bisa jadi konten. Karena apa-apa sekarang jadi konten mi," ujarnya.

Saat ditanya mengenai hal yang paling berkesan, Tumming menyebut apresiasi dari penonton menjadi hal yang berkesan baginya. Apalagi, jika Ia mendapat komentar dari para perantau yang mengungkapkan kerinduannya kepada Makassar terobati berkat konten Tumming-Abu.

"Apalagi tambah bikin bangga diterima ji, diapresiasi sama penonton-penonton lokal. Apalagi kalau ada yang komen dari perantau-perantau lokal kayak di Jakarta, di Arab. Biasa komen bilang 'eh ini pengobat rinduku'. Itu juga yang jadi bahan bakar untuk kita semangat terus," ungkap Abu.

Sementara itu, Abu turut berkomentar bahwa semua konten yang diproduksinya bersama Tumming memiliki kesan masing-masing.

"Berkesan semua. Karena bisa dibilang karya toh jadi kayaknya kita juga ini sebagai yang bikin ki kayak merasa senang ki," ujar Abu.



Simak Video "UMKM Menjadi Salah Satu Fokus Dana Kembangkan Qris di Sulsel"
[Gambas:Video 20detik]
(urw/asm)