Jean-Paul Dipecat PSIM Jogja Usai Kalah Lawan PSM Makassar

Jean-Paul Dipecat PSIM Jogja Usai Kalah Lawan PSM Makassar

Abadi Tamrin - detikSulsel
Minggu, 18 Okt 2026 11:15 WIB
Jean-Paul Van Gastel tanda tangani perpanjangan kontrak sebagai pelatih PSIM. Foto diunggah Sabtu (23/5/2026).
Jean-Paul Van Gastel. Foto: Dok PSIM
Makassar -

Kekalahan PSIM Jogja melawan PSM Makassar menjadi akhir masa bakti Jean-Paul van Gastel. Pelatih asal Belanda itu akhirnya dipecat klubnya.

PSIM Jogja menjamu PSM Makassar pada pekan ke-5 Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10/2026). PSIM kalah 1-2 atas PSM yang cuma bermain 10 orang sejak menit ke-79.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini PSIM belum meraih kemenangan dari lima laga yang telah dijalani musim ini. Laskar Mataram baru meraih 1 poin dan terjungkal di zona degradasi klasemen di posisi ke-16.

"Menanggapi situasi yang ada, tugas saya sebagai direktur utama adalah memastikan keamanan dan keberlangsungan PSIM. Oleh sebab itu, saya dan manajemen PSIM memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Head Coach JP (Jean-Paul)," kata Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno di laman klub.

ADVERTISEMENT

Liana juga mengonfirmasi bahwa pengakhiran kerja sama hanya dilakukan untuk kursi pelatih kepala. Manajemen PSIM Jogja tetap mempertahankan staf kepelatihan dengan pemantauan rutin terkait kinerja mereka.

"Terkait supporting team dari coach Jean-Paul, seperti pelatih fisik dan pelatih kiper, kami tidak mengambil tindakan pengakhiran kerja sama. Keputusan ini khusus berlaku untuk pelatih kepala saja. sedangkan jajaran staf kepelatihan lainnya tetap kita pertahankan sembari terus dievaluasi kinerjanya di lapangan," ujarnya.

Terkait posisi pelatih kepala, asisten pelatih Guntur Cahyo Utomo ditunjuk sebagai pelatih sementara (caretaker). Saat ini, manajemen tengah berupaya cepat untuk mencari pengganti pelatih kepala sesuai dengan regulasi liga.

"Untuk posisi caretaker, kami menunjuk Coach Guntur bersama tim analis untuk memimpin tim sementara waktu. Kami juga akan bekerja cepat dalam kurun waktu di bawah satu bulan untuk mendapatkan pelatih kepala yang baru sesuai batas maksimal regulasi, yakni satu bulan," jelas Liana

Diketahui, Jean-Paul merupakan pelatih kelahiran Breda, Belanda yang mengawali kariernya sebagai asisten pelatih di Feyenoord. Tugas sebagai asisten pelatih juga diembannya saat di klub GZ City dan NAC Breda.

Jean-Paul kemudian promosi jadi pelatih utama di Besiktas pada 2024. Pria berusia 54 tahun itu kemudian melanjutkan posisi serupa di PSIM Yogyakarta pada 12 Juni 2025.



(ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads