Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengisyaratkan bakal melakukan rotasi pemain saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Nama penjaga gawang Hilmansyah masuk dalam pemain yang bakal dirotasi menyusul catatan kebobolan 11 gol dalam empat laga awal.
Duel pekan ke-5 Super League 2026/2027 antara PSIM vs PSM akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (16/10/2026). Laga itu akan kick off pukul 15.30 WIB atau 16.30 Wita.
"Dan yang terpenting adalah kita akan menunjukkan wajah baru di pertandingan," ungkap Darije Kalezic saat konferensi menjelang laga lawan PSIM Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menilai jumlah gol yang merobek jala gawang Juku Eja sejauh ini sudah melewati batas toleransi. Kondisi tersebut memaksa jajaran pelatih bergerak cepat mencari formula pembenahan yang tepat.
"Di beberapa gol kemasukan yang sejauh ini sudah kemasukan, gol kemasukan daripada tim kita, saya kira ini terlalu banyak gol kemasukan yang sudah kita miliki," katanya.
Menanggapi situasi krusial itu, juru taktik asal Bosnia tersebut memastikan akan mengambil langkah tegas pada laga mendatang. Perubahan komposisi pemain diyakini menjadi opsi utama demi mengamankan poin penuh.
"Dan kita harus melakukan sesuatu, dan saya bisa pastikan bahwa kita akan melakukan perubahan," kata Darije.
Darije kini mengalihkan fokus ke sesi latihan untuk mematangkan skema dan taktik baru yang bakal diterapkan. Seluruh pemain dituntut disiplin dalam menjalankan instruksi demi mengembalikan performa terbaik tim.
"Saya kira kita sudah melakukan dalam persiapan kita. Kita sudah melakukan dengan baik," ungkapnya.
Hasil buruk pada laga sebelumnya melawan PSS Sleman menjadi pukulan telak yang memicu evaluasi total di internal tim. Darije sudah mengajak pemain berdiskusi agar memahami kesalahan yang tidak boleh terulang.
"Setelah kekalahan yang berat kemarin dari PSS Sleman, kita berbicara dengan para pemain, menyampaikan bahwa pertandingan kemarin itu tidak bisa diterima," jelas Darije.
Para pemain diminta untuk segera bangkit dan membuktikan kualitas permainan yang sesungguhnya di lapangan. Komitmen bersama telah ditancapkan untuk tampil agresif sejak menit awal laga.
"Dan saya kira mereka menyadari hal tersebut, dan mereka harus menunjukkan level yang berbeda, performa di level yang berbeda untuk pertandingan selanjutnya," katanya.
Dukungan sekaligus dorongan moril juga datang langsung dari ratusan suporter setia yang memadati sesi latihan. Kehadiran para pendukung menjadi energi tambahan sekaligus pengingat atas ekspektasi besar publik Makassar.
"Dan mereka juga harus menunjukkan itu kepada fans kita, setelah kita bertemu dengan suporter kita kemarin, hampir ada sekitar 300 orang yang datang ke tempat latihan," tuturnya.
