Hujan Gol di Gawang PSM Makassar, Taktik Darije Kalezic Gagal!

Hujan Gol di Gawang PSM Makassar, Taktik Darije Kalezic Gagal!

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 12 Okt 2026 14:55 WIB
Darije Kalezic, pelatih PSM Makassar
Darije Kalezic, pelatih PSM Makassar. Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport
Makassar -

Hujan gol kembali menerpa gawang PSM Makassar usai digulung PSS Sleman dengan skor telak 0-3. Taktik yang diterapkan Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic itu gagal total.

Darije mengakui strategi dan instruksinya di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Ia menyoroti kegagalan anak asuhnya mengimbangi keagresifan lawan serta buruknya penguasaan bola.

"Kami mendapatkan banyak kesempatan untuk memainkan cara bermain kami. Untuk mencapai level penguasaan bola kami seperti yang kami lakukan dalam 3 pertandingan sebelumnya. Namun malam ini, kami tidak melakukannya," kata Darije saat konferensi pers usai kalah lawan PSS Sleman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darije juga menyayangkan kesalahan individu dari pemain juga masih terjadi. Kesalahan itu berdampak dari hasil buruk yang dialami PSM.

ADVERTISEMENT

"Kami juga mengalami masalah dalam penguasaan bola. Ketika kami terlalu sering kehilangan bola dengan cara yang terlalu mudah," ungkapnya.

Gagalnya taktik Darije kian berujung petaka saat PSM mencoba mengejar ketertinggalan 1-0. Keputusan melakukan perombakan posisi pemain di lapangan justru merusak keseimbangan tim.

"Setelah tertinggal 1-0, kami mengambil risiko untuk mengejar skor menjadi 1-1. Kami melakukan beberapa perombakan, termasuk memplot pemain sayap kiri kami sebagai bek kanan. Perubahan di luar rencana ini membuat tim menjadi tidak seimbang di 15 menit terakhir," ungkap Darije.

Pelatih asal Bosnia itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kerapuhan lini pertahanan PSM yang terus menjadi lumbung gol lawan. Menurutnya, jumlah kebobolan tersebut tidak wajar dan jauh dari ekspektasinya.

"Kebobolan 11 gol dalam 4 pertandingan itu terlalu banyak. Sangat jelas ini sesuatu yang tidak saya harapkan dan tidak saya sukai," ujarnya.

Kegagalan penerapan taktik ini juga diakui oleh bek PSM Makassar, Dusan Lagator. Menurutnya, skema dan keagresifan yang telah dimatangkan selama latihan sama sekali gagal ditunjukkan di lapangan.

"Kami telah berlatih dan bersiap untuk pertandingan ini, tetapi hari ini di lapangan kami tidak menunjukkannya. Kami tidak cukup agresif seperti yang kami latih sebelumnya," pungkasnya.

Diketahui, PSM Makassar sudah kebobolan 11 gol di empat laga pembuka Super League. Dari 11 kebobolan PSM itu semuanya dialami saat memasang Hilmansyah sebagai kiper.

Kekalahan telak dari PSS membuat PSM belum mencicipi satu pun kemenangan musim ini. Skuad Juku Eja baru mengumpulkan dua poin dari dua hasil imbang dan dua kekalahan.

Atas kekalahan itu, skuad Juku Eja kini merosot ke peringkat ke-15 klasemen sementara. Posisi PSM kini hanya satu strip di atas klub yang masuk zona degradasi.



(ata/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads