Oknum suporter terekam menginjak kursi penonton Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) saat Final Piala Gubernur Sulsel 2026 yang mempertemukan Sidrap vs Bone. Pemkot Parepare sebagai pengelola stadion menyesalkan aksi tidak terpuji tersebut.
"Sebelumnya kami sudah imbau untuk jaga fasilitas ya di stadion. Jadi kalau ada perilaku seperti itu saya kira tidak pantas lah. Selalu kita imbau dari awal, 'jaga stadion ta', jaga fasilitas, kebersihan," kata Kadisporapar Parepare, Iskandar Nusu kepada detikSulsel, Selasa (22/9/2026).
Iskandar mengungkapkan Stadion GBH adalah aset kebanggaan warga Sulsel yang wajib dijaga bersama. Ia mengimbau para suporter lebih tertib saat menonton pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan ini bukan saja stadionnya masyarakat Parepare, tapi masyarakat Sulawesi Selatan, kebanggaan ta'. Jadi kita harapkan untuk ke depan perilaku suporter bisa lebih tertib," ungkapnya.
Iskandar mengatakan tim pengelola langsung menyisir dan merapikan fasilitas terdampak. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan kerusakan fatal pada kursi.
"Ini masih sementara dicari bangkunya, tapi tadi pas kerja bakti sudah dibersihkan. Dilihat tidak ada ji yang (rusak parah) kayaknya," jelasnya.
Iskandar menyoroti keramaian di tribun timur selama laga berlangsung. Meski begitu, ia bersyukur situasi umum tetap aman dan tribun VIP berjalan tertib.
"Kalau di VIP aman, tertib. Ya alhamdulillah," pungkasnya.
Berdasarkan foto yang beredar, area tribun penonton tampak dipadati oleh para pendukung. Namun, alih-alih duduk tertib, sejumlah penonton justru berdiri di atas sandaran dan dudukan kursi stadion.
Tak hanya berdiri di atas kursi untuk mengambil foto atau menonton jalannya pertandingan, beberapa di antaranya juga menggunakan area pembatas dan struktur di sekitar tribun untuk dipanjat. Di area bawah dan sela-sela tribun juga terlihat sampah plastik bekas minuman serta sisa kertas yang berserakan.
Diketahui final Piala Gubernur Sulsel 2026 mempertemukan Sidrap vs Bone di Stadion GBH, Senin (21/9). Laga tersebut diperkirakan dihadiri sebanyak 6.000 penonton.
