Pertahanan PSM Makassar Payah: 2 Laga, Kebobolan 6 Gol

Pertahanan PSM Makassar Payah: 2 Laga, Kebobolan 6 Gol

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 14 Sep 2026 09:00 WIB
Bek PSM Dusan Lagator dipepet gelandang Arema FC Gustavo Franca dalam laga Super League di Stadion Gelora BJ Habibie.
Bek PSM Dusan Lagator dipepet gelandang Arema FC Gustavo Franca dalam laga Super League di Stadion Gelora BJ Habibie. Foto: Ardiansyah/detikSulsel
Parepare -

Lini belakang PSM Makassar disorot setelah hasil seri melawan Arema FC. Juku Eja terlalu banyak kebobolan di dua laga awal musim ini.

Bertanding di kandang sendiri di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2027), PSM harus puas dengan skor 3-3. Pasukan Ramang ketinggalan lebih dulu lewat gol-gol yang dicetak Gabriel Silva, Gustavo Franca, dan Careca.

PSM berhasil mengejar ketertinggalan melalui penalti Stefan Jevtoski dan brace Luka Cumic pada menit ke-66 dan 90+6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic tidak menampik kerapuhan benteng pertahanan anak asuhnya tersebut. Ia mengakui bahwa jumlah kebobolan itu sangat tinggi dan mayoritas terjadi karena lemahnya mengantisipasi serangan balik lawan.

"Saya setuju, memang terlalu banyak kemasukan gol dalam dua pertandingan. Gol-gol tersebut mayoritas berasal dari momen transisi," ujar Darije Kalezic usai laga melawan Arema FC, Minggu (13/9).

ADVERTISEMENT

Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu membeberkan alasan di balik rapuhnya pertahanan PSM. Menurutnya, timnya saat ini masih beradaptasi dengan taktik serta gaya permainan baru yang sedang ia tanamkan.

"Ada alasan objektif yang bisa saya berikan, yaitu kita masih bekerja memperbaiki cara bermain kita. Ini hal yang betul-betul baru kita bawa ke dalam tim," jelasnya.

Darije Kalezic pun mengklaim bahwa sebenarnya sudah ada perbaikan gaya bermain jika dibandingkan dengan performa musim lalu. Namun, perubahan taktik secara mendasar ini jelas membutuhkan proses dan masa transisi.

"Kalian bisa melihat jelas perbedaan permainan yang sudah kita perbaiki dibandingkan musim lalu. Tentu kita membutuhkan waktu untuk memperbaiki semuanya," pungkas Kalezic.

Diketahui, ujian pertama lini belakang sudah terlihat saat bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan pembuka Super League 2026/2027. Dalam laga tersebut, koordinasi pertahanan PSM berulang kali ditembus hingga harus menyerah dengan skor 1-3.

Dampak dari buruknya kinerja lini belakang membuat PSM baru mengantongi satu poin dari dua laga. Juku Eja pun harus rela tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara.



(ata/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads