Spanyol vs Argentina layak disebut sebagai final ideal Piala Dunia 2026. Pasalnya, kedua negara merupakan tim yang produktif sepanjang turnamen.
Spanyol melangkah ke final usai menghajar Prancis 2-0 di semifinal pada Rabu (15/7) dini hari. Sehari berselang, giliran Argentina yang mengunci satu tiket tersisa usai menundukkan Inggris 2-1.
Sejak awal fase grup sampai semifinal, Argentina tak pernah absen mencetak gol di setiap laga. Tujuh kali bermain, Albiceleste sudah mencetak 19 gol. Artinya, skuad asuhan Lionel Scaloni punya rataan 2,7 gol per laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu memang dilakukan di sebagian besar laga yang dijalani Argentina. Lionel Messi dkk mencetak tiga gol di laga melawan Aljazair, Yordania, Cape Verde, Mesir, hingga Swiss.
Hanya dua laga, Argentina mencetak dua gol. Yakni saat mengalahkan Austria dan Inggris di semifinal.
Sedangkan Spanyol memiliki produktivitas gol lebih sedikit dari Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. Tujuh laga berlalu, mereka mencetak 13 gol.
Bedanya, Spanyol pernah gagal mencetak gol saat ditahan imbang Cape Verde 0-0 pada laga pertama fase grup. Di laga itu, Lamine Yamal belum dimainkan sejak menit awal karena masih pemulihan cedera. Namun di luar itu, semua baik-baik saja.
Spanyol mencetak empat gol saat melawan Arab Saudi, tiga gol saat menghadapi Austria, dan masing-masing dua gol saat mengalahkan Belgia dan Prancis. Sisanya masing-masing satu gol saat mendepak Uruguay dan Portugal.
Produktivitas yang tinggi dari kedua tim sebetulnya wajar. Sebab Spanyol dan Argentina datang sebagai unggulan juara. Mereka juga diisi oleh sederet pemain bintang dan penyerang-penyerang tajam.
Lionel Messi saat ini sedang memimpin klasemen top skor Piala Dunia 2026 dengan perolehan delapan gol. Mikel Oyarzabal membuntuti di belakang dengan lima gol. Kedua nama di atas berasal dari Argentina dan Spanyol.
Namun yang tak kalah penting, jumlah gol Spanyol dan Argentina relatif konsisten di setiap laga, terlepas dari kekuatan lawan. Hal ini yang tidak dimiliki Prancis, Inggris, dan Belgia yang meskipun produktif dan sempat menang besar, namun justru gagal mencetak gol saat dibutuhkan.
Spanyol dan Argentina mampu mencetak gol di momen-momen genting, dan itulah yang jadi pembeda. Atas segala alasan di atas, Spanyol vs Argentina merupakan laga yang pantas untuk penutup Piala Dunia 2026.
