Sejarah Pertemuan Argentina Vs Austria: Laga Terakhir Sama Kuat 1-1

Sejarah Pertemuan Argentina Vs Austria: Laga Terakhir Sama Kuat 1-1

Hasrul - detikSulsel
Senin, 22 Jun 2026 14:10 WIB
17 June 2026, USA, Kansas City: Soccer, Men, 2026 World Cup, Argentina vs. Algeria, Group Stage, Group J, Matchday 1, Kansas City Stadium, Lionel Messi (Argentina) celebrates after scoring the 1-0 goal. PLEASE NOTE: In accordance with FIFA regulations, these images may be used exclusively for editorial purposes. Commercial use is prohibited. Furthermore, no video-like sequences may be created, and no alterations may be made to the image, either in the foreground or the background. Photo: Tom Weller/dpa (Photo by Tom Weller/picture alliance via Getty Images)
Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance
Makassar -

Timnas Argentina dan Austria akan bentrok pada matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026. Kedua tim sudah tiga kali bertemu, dan pada laga terakhir berakhir imbang 1-1.

Laga Argentina Vs Austria akan berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas pada Selasa (23/6/2026). Pertandingan krusial ini akan kick off pukul 00.00 WIB atau 01.00 Wita.

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan keempat antara Argentina dan Austria. Kedua tim sudah tiga kali bentrok dan semuanya berlangsung pada laga persahabatan atau friendly match.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan pertama Austria dan Argentina terjadi pada 25 Juni 1996. Laga ini berakhir 1-0 untuk kemenangan Austria.

Selanjutnya, kedua tim kembali bentrok pada 21 Mei 1980. Laga itu menjadi milik Argentina yang berkesudahan dengan skor telak 5-1.

ADVERTISEMENT

Namun di laga terakhir pada 3 Mei 1990, kedua tim bermain imbang 1-1. Sejak saat itu, Argentina dan Austria tidak pernah bentrok, baik laga persahabatan maupun turnamen internasional.

Performa Argentina dan Austria di Piala Dunia 2026

Argentina menatap laga ini dengan modal sangat meyakinkan setelah menghancurkan Algeria dengan skor 3-0 pada laga pembuka.

Lionel Messi menjadi bintang utama dengan mencetak hat-trick. Gol-gol tersebut membuat Messi menyamai torehan legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan koleksi 16 gol di Piala Dunia.

Satu gol tambahan saat melawan Austria, akan membuat kapten Argentina itu berdiri sendirian sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.

Austria sendiri, juga memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. Mereka mengalahkan Yordania 3-1 melalui gol Romano Schmid, gol bunuh diri Yazan Al-Arab, dan penalti Marko Arnautovic.

Laga Argentina kontra Austria dini hari nanti bisa jadi penentu siapa yang lolos ke fase gugur lebih dulu. Jika salah satunya menyabet kemenangan, secara otomatis lolos ke babak 32 besar.

Head to Head Argentina Vs Austria

  • 3 Mei 1990: Austria vs Argentina 1-1 (Friendly Match)
  • 21 Mei 1980: Austria Vs Argentina 1-5 (Friendly Match)
  • 25 Juni 1966: Austria Vs Argentina 1-0 (Friendly Match)

5 Laga Terakhir Argentina

  • 16 Juni 2026: Argentina Vs Algeria 3-0
  • 9 Juni 2026: Argentina Vs Iceland 3-0
  • 6 Juni 2026: Argentina Vs Honduras 2-0
  • 1 April 2026: Argentina Vs Zambia 5-0
  • 27 Maret 2026: Argentina Vs Mauritania 2-1

5 Laga Terakhir Austria

  • 16 Juni 2026: Austria Vs Yordania 3-1
  • 1 Juni 2026: Austria Vs Tunisia 1-0
  • 31 Maret 2026: Austria Vs South Korea 1-0
  • 27 Maret 2026: Austria Vs Ghana 5-1
  • 18 November 2025: Austria Vs Bosnia-Herzegovina 1-1

Jadwal Pertandingan Argentina Vs Austria di Piala Dunia 2026

  • Pertandingan: Amerika Serikat Vs Australia
  • Hari/Tanggal: Selasa, 23 Juni 2026
  • Waktu: 00.00 WIB atau 01.00 Wita
  • Venue: Stadion Dallas, Arlington
  • Live: TVRI

Prakiraan Susunan Pemain Argentina Vs Austria

  • Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, NicolΓ‘s Medina; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez; NicolΓ‘s Gonzalez, Lionel Messi, JuliΓ‘n Alvarez.
  • Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Konrad Laimer, Philipp Lienhart, David Alaba, Maximilian Wober/Mwene; Nicolas Seiwald, Xaver Schlager; Romano Schmid, Carney Chukwuemeka, Marcel Sabitzer; SaΕ‘a KalajdΕΎi.


(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads