Sebanyak 8 klub Indonesia sedang disanksi FIFA terkait larangan transfer pemain. Salah satunya adalah tim Super League, PSM Makassar hingga Persib Bandung.
FIFA sejak 2022 menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub Indonesia. Ada yang telah menyelesaikan sengketa sanksi tersebut, namun ada juga yang belum tuntas.
Seperti Persiwa Wamena yang berstatus disanksi sejak 12 Mei 2022. Kemudian PSBS Biak, PSBS Cilacap sejak 2025 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru, kini ada PSM Makassar, PSIS Semarang, Semen Padang dan Persib Bandung yang berstatus terhukum. Sanksi itu berupa larangan transfer atau mendaftarkan pemain baru pada jendela transfer mendatang.
PSM disanksi karena menunggak gaji mantan pemainnya. Hukuman itu efektif berlaku pada 22 Mei 2026 hingga 3 periode masa transfer.
Sementara Persib disanksi efektif mulai 29 Mei 2026. Sanksi itu berlaku tidak ada batas waktu pasti atau berstatus 'until lifted'.
Persib disanksi FIFA berakar dari penyelesaian kontrak mantan pemain asingnya, Daisuke Sato pada tahun 2023 silam. Kerja sama keduanya berakhir lebih cepat saat memasuki pertengahan musim 2023/2024.
"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan dalam keterangan resminya dilansir dari detikJabar, Sabtu (30/5/2026).
Menanggapi sanksi Persib tersebut, Daisuke Sato pun telah buka suara. Dalam keterangannya di media sosial pribadinya, Sato menjelaskan jika perkara tersebut merupakan sengketa kontrak lama yang bermula setelah kerja samanya dengan Persib berakhir paruh musim 2023/2024 dan telah diproses melalui jalur hukum sepakbola.
"Permasalahan ini bukan merupakan hasil dari laporan baru atau tindakan terbaru dari pihak saya. Masalah ini berkaitan dengan sengketa kontrak antara Persib Bandung dan saya, Daisuke Caumanday Sato, setelah kontrak saya diakhiri pada tahun 2023," kata Sato.
Sato mengaku sejak awal berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara profesional. Namun menurutnya, situasi yang terjadi saat itu membuat dirinya tidak memiliki pilihan selain menempuh jalur hukum untuk mempertahankan hak-haknya sebagai pemain profesional.
"Sejak awal, saya berusaha menangani situasi ini secara profesional dan melalui jalur yang semestinya. Namun, karena cara situasi kontrak saya ditangani pada saat itu, serta kondisi yang saya hadapi, saya tidak memiliki pilihan yang masuk akal selain melindungi hak-hak saya melalui proses hukum," tegasnya.
"Kasus ini kemudian diperiksa oleh badan sepak bola dan lembaga hukum yang berwenang. Persib Bandung memilih untuk menggugat atau menempuh upaya hukum yang tersedia dalam perkara ini. Setelah seluruh tahapan proses selesai, keputusan yang dihasilkan menguatkan posisi saya," katanya.
Karena itu, Sato menegaskan bahwa sanksi transfer ban yang kini dijatuhkan FIFA bukanlah akibat tindakan terbaru dari dirinya. Menurutnya, hukuman tersebut muncul karena keputusan final yang sudah ada, belum dipenuhi dalam batas waktu yang ditentukan.
"Oleh karena itu, larangan pendaftaran pemain yang saat ini dijatuhkan FIFA bukanlah karena saya baru melaporkan klub sekarang. Larangan tersebut merupakan konsekuensi dari tidak dipatuhinya keputusan final dalam batas waktu yang telah ditentukan," ungkap Sato.
Berikut Daftar 8 Klub Indonesia Disanksi FIFA:
- Persiwa Wamena : Sanksi Larangan Transfer Sejak 12 Mei 2022 Sampai Batas Waktu Tidak Ditentukan
- PSBS Biak : 8 Poin Sanksi Larangan Transfer Sejak 2025 hingga 2026 Selama 3 Periode
- PSCS Cilacap : Sanksi Larangan Transfer Berlaku Sejak 28 Oktober 2025 Selama 3 Periode
- Kalteng Putra : Sanksi Larangan Transfer Berlaku Mulai 21 Januari 2026 Selama 3 Periode
- PSM Makassar : Sanksi 3 Periode Larangan Transfer Mulai 22 Mei 2026 Selama 3 Periode
- PSIS Semarang : 2 Poin Sanksi Larangan Transfer Mulai Pada 28-29 Mei 2025 Selama 3 Periode
- Semen Padang : Sanksi Larangan Transfer Berlaku Mulai 29 Mei 2026 Selama 3 Periode
- Persib Bandung : Sanksi Larangan Transfer Mulai 29 Mei 2026 Sampai Batas Waktu Tidak Ditentukan
(ata/sar)











































