Oknum suporter PSM Makassar yang masuk ke dalam lapangan dan menendang pemain Persib Bandung meminta maaf. Pria bernama Adit itu mengaku khilaf dan siap bertanggung jawab atas kegaduhan yang ditimbulkannya.
"Saya atas nama Adit, secara pribadi khilaf dan ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan, terutama para staf, jajaran, pemain, dan pelatih, serta pecinta klub Persib Bandung," ujar Adit dalam video klarifikasinya yang diterima detikSulsel, Selasa (19/5/2026).
Adit membeberkan, aksi nekatnya tersebut dilakukan secara spontan. Dia mengaku terprovokasi setelah melihat beberapa penonton lain sudah lebih dulu melompat ke area lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya, saya melakukan tindakan tersebut secara sadar, spontan memasuki lapangan karena melihat beberapa suporter telah memasuki lapangan. Akibatnya saya juga ikut turun ke lapangan," tuturnya.
Nahas, aksi tersebut berujung fatal karena dirinya sempat melakukan kontak fisik dan mengenai salah satu penggawa Maung Bandung. Dia pun mengaku menyesal dengan aksinya menendang pemain Persib.
"Dan (saya) terkena salah satu pemain Persib, dan saya mengakui hal itu salah dan sangat fatal. Dan itu spontan kejadian itu terjadi. Saya memohon maaf sebesar-besarnya," sesal Adit.
Tidak hanya kepada pihak Persib Bandung, Adit juga melayangkan permohonan maaf kepada kelompok suporter PSM Fans. Dia juga menuturkan permohonan maaf ke manajemen skuad Juku Eja karena telah mencoreng nama baik Kota Makassar.
"Saya juga ingin meminta maaf kepada kelompok suporter PSM Fans karena tidak mengetahui aturan yang diberikan. Dan saya juga ingin meminta maaf kepada klub PSM Makassar dan pecinta pesepakbola akibat tindakan yang merusak citra kebanggaan dan Kota kita," jelasnya.
Untuk meluruskan simpang siur, Adit mengklarifikasi bahwa dirinya datang ke stadion sebagai penonton layar mandiri atau individual. Dia menegaskan bukan bagian dari kelompok basis suporter tertentu.
"Dalam hal ini saya tidak tervalidasi dalam skuad mana pun, posisi saya sebagai individual dan saya mendapatkan tiket pertandingan dari teman saya. Selebihnya saya menyerahkan masalah ini kepada pihak Persib Bandung dan PSM Makassar," tegasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa pengakuan salah ini dibuat murni atas kesadaran sendiri. Dia menyampaikan permohonan maaf itu tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.
"Saya membuat pernyataan ini tanpa paksaan siapa pun, murni karena kesadaran dan rasa tanggung jawab saya terhadap apa yang saya lakukan. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya dan semoga kejadian ini tidak dapat terulangi lagi," pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh Saleh mengatakan belum melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pihak yang melapor.
"Sampai saat ini belum ada laporan," ujarnya.
Suporter PSM Tendang 2 Pemain Persib
Insiden itu terjadi usai laga PSM kontra Persib di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare pada Minggu (17/5) malam. Oknum suporter itu ikut masuk lapangan bersama sejumlah massa usai PSM dipermalukan Persib 1-2.
Selain itu, tampak flare, petasan hingga smoke bomb dinyalakan dari tribun penonton. Para pemain Persib pun turut merayakan kemenangan di dalam lapangan, namun perayaannya tidak berlangsung lama.
Suporter dari arah tribun selatan tiba-tiba masuk dan mendekati pemain PSM. Sementara skuad Persib kompak bergegas berlari masuk ke dalam ruang ganti mengamankan diri.
Suporter juga terlihat menyerang pemain Persib. Terlihat ada dua orang pemain Persib ditendang saat berlari keluar dari lapangan.
Simak Video "Video Kericuhan di Stadion Habibie Usai Persib Kalahkan PSM "
[Gambas:Video 20detik]
(ata/asm)











































