Malut United Gandeng SL Benfica Bangun Akademi Usia Dini

Malut United Gandeng SL Benfica Bangun Akademi Usia Dini

Abadi Tamrin - detikSulsel
Jumat, 15 Mei 2026 18:30 WIB
Malut United FC menggandeng klub asal Portugal, SL Benfica dalam pembangunan dan pengembangan sepak bola usia dini yang bernama Akademi Merah Putih.
Malut United. Foto: Dok. Malut United
Ternate -

Malut United FC menggandeng klub asal Portugal, SL Benfica dalam pembangunan dan pengembangan sepak bola usia dini yang bernama Akademi Merah Putih. Akademi tersebut memprioritaskan anak-anak yatim piatu berusia 7-9 tahun.

Akademi sepakbola di wilayah Timur Indonesia itu akan diumumkan secara resmi setelah laga kandang Malut United Vs Persita di Stadion Gelora Kie Raha, Ternatae, pada Sabtu (16/5/2026) besok. Peresmian itu akan dihadiri oleh Lourenco dos Reis Ferreira sebagai Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes sebagai Benfica International Technical Coordinator.

"Kesepakatan Malut United dengan Benfica untuk membangun sepakbola usia dini perlu kami sampaikan kepada publik. Pemilik Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara," ujar COO Malut United, Willem D. Nanlohy dalam keterangannya, Jumat (15/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Willem menjelaskan pemilihan nama Akademi Merah Putih merupakan perwujudan kepedulian pemilik Malut United terhadap pembinaan anak-anak demi kemajuan sepakbola Indonesia, terutama di wilayah timur yang masih membutuhkan banyak perhatian.

ADVERTISEMENT

"Peserta Akademi Merah Putih adalah mereka yang berusia 7-9 tahun dan prioritas kami adalah anak-anak yatim piatu yang berada di wilayah Maluku Utara, disusul Maluku dan kemudian Papua," jelasnya.

SL Benfica dipilih karena klub asal Portugal itu terkenal sebagai salah yang terbaik di dunia dalam pengembangan sepakbola usia dini. Willem menjelaskan, kontrak awal selama 5 tahun yang sudah ditandatangani kedua belah pihak meliputi program secara keseluruhan berikut dua pelatih asal Benfica yang akan tinggal bersama anak-anak akademi.

Dua pelatih Benfica tersebut akan tinggal bersama sejumlah pelatih akademi asal Indonesia di training camp Malut United, di Ternate, Maluku Utara. Mereka pun akan terlibat langsung dalam penyeleksian calon siswa akademi.

"Jadi, pelatih akan memantau peserta akademi tidak hanya di bidang sepakbola, juga perkembangan dan kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk menu makanan yang dipersiapkan khusus. Begitu pula pembentukan karakter yang sangat fundamental dalam pertumbuhan siswa di akademi," bebernya.

"Selain semuanya gratis, salah satu keunikan Akademi Merah Putih adalah penguatan di bidang pendidikan agama. Ibarat pesantren sepak bola, kami yakin dengan iman yang baik dan fondasi sepak bola yang kuat mereka punya kesempatan hidup yang lebih baik di kemudian hari," tutup mantan gelandang PSA dan Persebaya tersebut.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads