Data dan Fakta Ricuh Suporter Persipura Vs Adhyaksa FC

Data dan Fakta Ricuh Suporter Persipura Vs Adhyaksa FC

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 10 Mei 2026 07:00 WIB
Kondisi Stadion Lukas Enembe Pascakericuhan Laga Persipura.
Kondisi Stadion Lukas Enembe Pascakericuhan Laga Persipura Vs Adhyaksa FC. Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati
Jayapura -

Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC pada penentuan promosi ke Super League diwarnai kericuhan suporter sesat usai laga. Kericuhan dipicu kekecewaan suporter karena Persipura gagal promosi ke kasta liga tertinggi.

Laga perebutan satu tiket terakhir menuju Super League musim depan itu berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5) malam. Pada laga ini, tuan rumah harus mengakui kekalahan 0-1 atas Adhyaksa FC lewat gol semata wayang Adilson Silva.

Usai peluit panjang dibunyikan, sejumlah suporter meluapkan kekecewaan dengan memasuki lapangan Stadion Lukas Enembe. Suporter yang memasuki lapangan tersebut akhirnya bertindak anarkis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya mungkin kekecewaan penonton karena kekalahan tim kesayangannya. Selesai, langsung sebagian penonton turun ke lapangan sehingga terjadi kericuhan," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (8/5).

Dirangkum detikcom, Minggu (10/5/2026), berikut data dan fakta kericuhan usai laga Persipura vs Adhyaksa FC:

ADVERTISEMENT

Kericuhan Setelah Peluit Panjang

Cahyo mengatakan kericuhan terjadi setelah sejumlah suporter turun ke lapangan. Mereka mengejar pemain Adhyaksa FC dan perangkat pertandingan.

"Tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan, sejumlah massa suporter yang berada di tribun turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan," kata Cahyo, Sabtu (9/5).

Situasi saat itu kemudian berkembang menjadi semakin memanas. Massa di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar area Stadion Lukas Enembe.

"Polda Papua bersama personel gabungan TNI-Polri segera melakukan langkah pengamanan, pengendalian massa, serta upaya pemulihan situasi guna mencegah meluasnya gangguan kamtibmas," katanya.

Kericuhan Dimanfaatkan Provokator

Polisi menduga kericuhan yang terjadi usai laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC dimanfaatkan oleh provokator. Kekalahan Persipura di kandang sendiri menyebabkan sejumlah kios turut dibakar suporter.

"Polda Papua akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi maupun perusakan fasilitas umum selama kericuhan berlangsung," ujar Cahyo.

Cahyo mengatakan berdasarkan hasil pemantauan sementara, kericuhan dipicu oleh tingginya emosi dan kekecewaan sejumlah suporter. Imbasnya diluapkan dengan melakukan perusakan dan pembakaran di sekitar stadion.

"Kondisi keramaian di lokasi pertandingan juga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi sehingga memicu tindakan perusakan fasilitas dan pembakaran kendaraan di sekitar stadion," jelasnya.

25 Mobil Dibakar, 27 Motor Polisi Hilang

Polisi mencatat sebanyak 25 mobil dan 9 motor dibakar massa saat kericuhan terjadi. Selain itu, 27 sepeda motor milik polisi dilaporkan hilang.

"Terdapat 25 mobil dirusak atau dibakar saat ricuh pertandingan Persipura vs Adhyaksa. Kerugian materiil cukup besar di antaranya kendaraan roda dua berjumlah 9 unit dibakar," ujar Cahyo.

Massa yang tidak terkendali kemudian menyasar fasilitas-fasilitas umum lainnya. Termasuk 27 motor milik polisi dilaporkan hilang saat kericuhan.

"Selain itu juga terdapat 27 sepeda motor milik polisi dinyatakan hilang," imbuhnya.

Cahyo mengatakan, tim gabungan dari Satreskrim Polres Jayapura dan Tim inafis Polda Papua telah melakukan identifikasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian mengidentifikasi setidaknya ada empat lokasi utama kerusakan di area stadion.

"Kerusakan paling menonjol ditemukan pada area Aquatic dan ruang kontrol video (VCO) Stadion Lukas Enembe, di mana banyak kaca ditemukan pecah akibat lemparan massa," bebernya.

14 Orang Ditangkap

Cahyo juga menyebut pihaknya menangkap 14 orang terkait kericuhan usai laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe. Mereka diamankan Mapolres Jayapura untuk didalami keterlibatannya.

"Untuk saat ini ada 14 orang yang diamankan terkait ricuh. Saat ini sedang didalami," kata Cahyo.

Meski begitu, dia menyebut situasi keamanan di wilayah Kabupaten Jayapura, khususnya di sekitar Stadion Lukas Enembe telah berangsur pulih dan terkendali. Polisi tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita menegaskan akan melakukan upaya penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana dalam insiden tersebut," ungkapnya.

8 Polisi Luka Termasuk Kapolres-1 Warga

Delapan polisi termasuk Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan dilaporkan terluka imbas kericuhan. Satu orang warga sipil juga terluka dan tengah menjalani perawatan medis.

"Tercatat 8 personel mengalami luka-luka, termasuk Kapolres Jayapura. Satu orang warga sipil dilaporkan menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut," kata Cahyo.

Cahyo menyebut para korban kini telah dievakuasi. Mereka sementara menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka lemparan batu di bagian kepala.

Halaman 2 dari 5


Simak Video "Video Ricuh! Mobil Penonton di Depan Stadion Dibakar Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads