PSM Makassar dipastikan akan menjamu Bhayangkara FC tanpa kehadiran suporter di stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelatih interim PSM Makassar, Ahmad Amiruddin mengakui absennya penonton di tribun akan mempengaruhi motivasi para pemain di lapangan.
"Ya, pastinya tanpa kehadiran suporter itu sedikit mengurangi motivasi dari pemain ya," ungkap Amiruddin pada sesi konferensi pers jelang laga.
Meski demikian, Amiruddin menegaskan, mental anak asuhnya tetap terjaga. Hal itu tak lepas dari aksi solidaritas para suporter yang mendatangi mess pemain lebih awal untuk memberikan dukungan moril sebelum laga dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi karena mereka sudah datang lebih awal di mess, saya pikir teman-teman pemain sudah bertekad untuk membalas dukungan mereka dengan hasil terbaik di pertandingan," tambahnya.
Menurut Amiruddin, kemenangan menjadi harga mati demi mendongkrak posisi di tabel klasemen. Dia berharap para pemain mampu menunjukkan performa maksimal meski dalam kesunyian atmosfer stadion.
"Mudah-mudahan anak-anak bisa tampil perform supaya kita bisa meraih kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen," ujarnya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang PSM Makassar Rezky Fandi juga merasakan dampak dari kehadiran suporter di mess sebelum berangkatnya ke Parepare. Menurutnya, meski tribun penonton akan kosong, tetapi energi dari para pendukung tetap tersampaikan ke ruang ganti.
"Tentunya kami tidak didampingi dengan suporter kami, tapi dengan datangnya mereka tadi pagi, semoga itu bisa menjadi bahan buat kami semua pemain untuk menganggap mereka tetap ada di sini," tutur Rezky.
Suporter Kawal Keberangkatan PSM ke Parepare
PSM Makassar sebelumnya mendapat suntikan semangat menjelang laga melawan Bhayangkara FC. Sejumlah suporter mendatangi mess PSM untuk mengawal keberangkatan tim ke Parepare.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, mengungkapkan ada sekitar 50-an motor yang melakukan konvoi mengawal bus tim. Tak sekadar mengantar, para suporter juga memberikan pesan mendalam agar para pemain menjaga semangat juang di lapangan.
"Ada sekitar 50-an konvoi motor dari suporter yang mengantar tim PSM Makassar. Pada momen itu, suporter mengajak para pemain untuk fight spirit-nya diutamakan," ujar Sulaiman.
Diketahui, laga kandang PSM Makassar menjamu Bhayangkara FC di Stadion GBH Parepare dipastikan berlangsung tanpa penonton. Keputusan itu diambil menyusul tidak adanya izin dari kepolisian.
Ketua Panpel PSM Makassar, Ispriyanto, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh kelompok suporter terkait keputusan pahit ini. Dia menyebut informasi tersebut sudah diteruskan kepada para koordinator.
"Kami sudah sampaikan (informasi laga tanpa penonton) ke koordinator teman-teman suporter," kata Ispriyanto kepada detikSulsel, Kamis (30/4).
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, juga memastikan laga PSM Vs Bhayangkara FC di Stadion GBH akan digelar tanpa penonton. Dia mengungkapkan status laga tanpa penonton tersebut merupakan usulan dari Polda Sulsel.
"Begitu (laga tanpa penonton) usulan dari Polda," singkat AKBP Indra.
