PSM Makassar mendapat suntikan semangat menjelang laga melawan Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Sejumlah suporter mendatangi Mess PSM untuk melepas keberangkatan tim ke Parepare.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim mengungkapkan, ada sekitar 50-an motor yang melakukan konvoi mengawal bus tim. Tak sekadar mengantar, para suporter juga memberikan pesan mendalam agar para pemain menjaga semangat juang di lapangan.
"Tadi pagi ada sekitar 50-an konvoi motor dari suporter yang mengantar tim PSM Makassar. Pada momen itu, suporter mengajak para pemain untuk fight spirit-nya diutamakan," ujar Sulaiman saat konferensi pers jelang laga, Minggu (3/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kesempatan itu, perwakilan suporter menyerahkan benda pusaka berupa Badik dan Patonro langsung kepada tim pelatih. Penyerahan badik itu sebagai simbol keberanian dan mandat dari masyarakat untuk menjaga harga diri klub.
"Kemudian ada penyerahan Patonro dan Badik kepada Head Coach. Diakhiri dengan doa bersama, kemudian suporter mengawal tim dari Mess sampai ke gerbang tol Nusantara," ujar Sulaiman.
Pelatih Interim PSM Makassar, Ahmad Amiruddin mengaku sangat tersentuh dengan aksi militan para pendukung Juku Eja. Dia menuturkan, dukungan moril itu sangat krusial bagi mental bertanding anak asuhnya yang akan berjuang di lapangan.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada rekan-rekan suporter yang pada pagi hari ini datang langsung ke Mess PSM untuk memberikan dukungan moril kepada kami sebelum berangkat ke Parepare," tuturnya.
Amiruddin berharap energi positif dari para suporter bisa tersalurkan ke setiap pemain saat pertandingan berlangsung. Dia ingin pesan suporter tentang semangat pantang menyerah benar-benar diimplementasikan.
"Mudah-mudahan dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan buat para pemain berjuang besok untuk memberikan kemenangan untuk PSM Makassar," katanya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang PSM Resky Fandi mengaku tetap semangat meski laga besok tanpa suporter di stadion. Dia menilai, memori pelepasan di Mess pagi tadi sudah cukup menjadi bahan bakar semangat mereka.
"Kami sangat berterima kasih buat kepada suporter yang datang tadi pagi ke Mess mengantar kami berangkat ke Parepare. Dengan dukungan dan doa kalian semoga besok kami bisa meraih hasil yang maksimal," tutur Resky.
Resky menyadari beratnya beban pertandingan melawan Bhayangkara FC. Namun ia optimis dukungan suporter akan membawa keberuntungan bagi tim.
"Kami tahu juga besok adalah pertandingan yang sangat penting bagi tim PSM. Semoga rezeki berpihak kepada kami," ujarnya.
"Tentunya besok kami tidak didampingi dengan suporter kami, tapi dengan datangnya tadi pagi semoga itu bisa menjadi bahan buat kami semua pemain untuk menganggap mereka tetap ada di sini," pungkasnya.
PSM Makassar Vs Bhayangkara FC Tanpa Penonton
Untuk diketahui, laga kandang PSM Makassar menjamu Bhayangkara FC di Stadion GBH Parepare dipastikan berlangsung tanpa penonton. Keputusan itu diambil menyusul adanya usulan dari pihak kepolisian.
Ketua Panpel PSM Makassar, Ispriyanto, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh kelompok suporter terkait keputusan pahit ini. Dia menyebut informasi tersebut sudah diteruskan kepada para koordinator.
"Kami sudah sampaikan (informasi laga tanpa penonton) ke koordinator teman-teman suporter," kata Ispriyanto kepada detikSulsel, Kamis (30/4).
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, juga membenarkan laga PSM Vs Bhayangkara FC di Stadion GBH akan digelar tanpa penonton. Dia mengungkapkan status laga tanpa penonton tersebut merupakan usulan dari Polda Sulsel.
"Begitu (laga tanpa penonton) usulan dari Polda," singkat AKBP Indra.
