Persik Kediri Kecam Wasit dan VAR di Gol Penalti PSM Makassar

Persik Kediri Kecam Wasit dan VAR di Gol Penalti PSM Makassar

Ardiansyah - detikSulsel
Kamis, 23 Apr 2026 19:47 WIB
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina pada sesi prescon usai laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie.
Foto: Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina pada sesi prescon usai laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie. (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit saat laga tandang melawan PSM Makassar. Kubu Macan Putih menilai keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti bagi Juku Eja melalui pantauan VAR sebagai keputusan yang tidak masuk akal.

Laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar vs Persik Kediri berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Kamis (23/42026). PSM mengunci kemenangan dengan skor 3-1, salah satu gol PSM dicetak lewat penalti Yuran Fernandes.

"Maksud saya, kami berada di liga ini, tetapi mereka sudah menyarankan saya untuk berhati-hati dengan pertandingan-pertandingan terakhir, dengan wasit, dan hari ini kita bisa melihatnya," ujar Marcos Reina saat sesi konferensi pers usai laga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih asal Brasil itu menyoroti keputusan wasit saat proses terjadinya gol pertama PSM Makassar melalui titik putih. Menurutnya, insiden tersebut tidak seharusnya berbuah penalti.

"Penalti pertama sungguh tidak masuk akal, itu sama sekali bukan penalti. Tetapi kami melihat kecenderungan sejak awal dari wasit," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Tak hanya soal penalti, dia juga menyoroti sejumlah keputusan kecil lainnya yang dianggap menguntungkan tuan rumah. Termasuk pemberian tendangan bebas di area krusial yang dianggapnya bersih dari pelanggaran.

"Ada tendangan bebas lain di tepi kotak penalti yang bahkan bukan pelanggaran, tapi mereka tetap memberikannya. Saya sangat kecewa dengan hal ini," ujarnya.

Menurutnya, kualitas kompetisi sepakbola di Indonesia sangat bergantung pada integritas para pengadil lapangan. Keputusan yang kontroversial dianggap hanya akan menurunkan muruah liga dan merugikan klub yang sudah bekerja keras.

"Kita membutuhkan liga yang adil dan hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi karena hal tersebut membuat liga ini tidak kompetitif seperti yang seharusnya," katanya.

Kendati demikian, dia tetap bersikap sportif dengan mengakui kelemahan taktik anak asuhnya. Dia menilai Persik Kediri tampil di bawah performa terbaik mereka, terutama pada 45 menit pertama.

"Selain itu, babak pertama kami tidak terlalu bagus. Seharusnya bisa berakhir 0-0, tetapi itu tidak bagus. Kami akan melakukan evaluasi secara keseluruhan," pungkasnya.

Untuk diketahui, laga PSM vs Persik ini dipimpin oleh wasit utama Muhammad Tri Santoso, dibantu asisten atau hakim garis Ruslan Waly dan I Putu Agus Joni Arta.

Sementara wasit VAR ada Aidil Azmi dan AVAR Azizul Alimmudin Hanafiah. Adapun wasit cadangan diisi Irfan Wahyu Wijanarko.




(ata/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads