Suporter menyalakan 2 flare usai PSM Makassar dikalahkan di kandangnya oleh Borneo FC Samarinda dalam lanjutan Super League 2025/2026. Para suporter itu bahkan sempat masuk ke area lapangan.
Pantauan detikSulsel di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (18/4/2026) terlihat suporter menyalakan 2 flare di tribun selatan. Flare itu dinyalakan saat skuad PSM Makassar menyambangi suporter di tribun selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para suporter juga terlihat masuk ke area lapangan tepatnya di bagian belakang gawang sebelah selatan. Mereka memanjat pagar pembatas tribun dan mendekati para pemain.
Mereka tampak meluapkan kekecewaannya ke pemain. Bahkan flare yang menyala itu dilempar masuk ke dalam area lapangan.
Kemudian para suporter tampak berdiskusi panas dengan pemain. Suporter menagih janji perubahan skuad PSM yang selalu tampil buruk saat main di kandang.
Suporter meminta pemain untuk melepas jersey sebagai bentuk pertanggungjawaban atas performanya yang dinilai buruk. Kemudian para pemain menyanyikan chant bersama suporter.
Sebelumnya diberitakan, seorang suporter PSM Makassar masuk mendatangi wasit usai laga. Oknum suporter itu masuk karena kecewa dengan kepemimpinan wasit.
Pantauan detikSulsel, terlihat seorang suporter masuk mendatangi wasit usai laga tuntas. Suporter dengan dipenuhi cat merah itu tampak melompat dari tribun timur lalu masuk ke lapangan.
Dia berlari menuju ke tengah lapangan menyambangi 3 orang wasit yang memimpin laga. Suporter itu mengeluarkan ponselnya mengarahkan ke arah wasit.
Wasit pun sempat menghalau aksi dari suporter. Kemudian Ketua Panpel PSM, Isprianto masuk menghentikan aksi suporter itu.
Suporter merah itu terus menunjuk ke arah wasit saat didorong keluar lapangan. Kemudian para petugas terus mendorong suporter tersebut ke luar lapangan.
